Ruwahan Sidompyong Purworejo Jadi Ajang Silaturrahmi Antar Generasi

  • 08 Feb 2026 10:29 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Ratusan warga, tokoh masyarakat, serta para ahli waris berkumpul dalam kegiatan Ruwahan Makam Sidompyong. Ruwatan itu dilaksanakan di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu, 7 Februari 2026 malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mendoakan para leluhur. Sekaligus mempererat tali silaturahmi antar ahli waris. 

Gus Qosim Thoifur dalam tausiyahnya mengajak jemaah untuk senantiasa mengingat kematian, memperkuat iman. Selain itu juga menjaga tradisi mendoakan orang tua dan leluhur sebagai bagian dari nilai ajaran Islam dan budaya bangsa.

Sementara itu, Ketua Panitia Ruwahan Makam Sidompyong, Muh Chobir, menyampaikan, kegiatan tersebut perdana dilakukan yang digagas oleh para pengurus makam bersama warga dan ahli waris.

“Awalnya kegiatan ini direncanakan dalam lingkup kecil sebagai ajang silaturahmi antar ahli waris yang memiliki keluarga dimakamkan di Sidompyong. Namun karena antusiasme yang tinggi dari para ahli waris dan donatur, akhirnya kegiatan ini kami laksanakan secara akbar,” ungkapnya.

Chobir menambahkan, rangkaian kegiatan ruwahan sebenarnya telah dimulai sejak 25 Januari 2026 lalu. Hal itu diawali dengan kerja bakti massal membersihkan area makam dan lingkungan sekitarnya. 

“Makam Sidompyong ini berstatus sebagai makam umum. Banyak juga jenazah yang berasal dari perantauan dan dikuburkan di sini. Namun tetap ada batasan tertentu yang mengutamakan ahli waris di sekitar makam,” jelasnya.

Chobir berharap, kegiatan ruwahan, tahlil, dan pengajian umum tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Sya’ban atau Ruwah. 

“Harapan kami, tradisi ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun, semakin tertib, semakin baik, dan semakin mempererat persaudaraan warga," pungkasnya.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....