Jateng Siapkan Wisata Ramah Muslim, Bidik Timur Tengah
- 07 Feb 2026 07:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan wisatawan Timur Tengah sebagai pasar prioritas pembangunan pariwisata 2027. Strateginya bertumpu pada penguatan ekonomi halal berbasis syariah dan konsep destinasi ramah muslim.
Arah kebijakan ini disampaikan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen saat Musrenbang 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat 6 Februari 2026. Ia mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pariwisata dan ekonomi halal menjadi penggerak pertumbuhan inklusif.
"Untuk tahun 2027, Jawa Tengah kita arahkan pada sektor pariwisata dan penguatan ekonomi, lewat ekonomi halal berbasis syariah," tuturnya.
Menurutnya, tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Jateng menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Segmen wisatawan Timur Tengah dinilai paling potensial jika didukung ekosistem yang sesuai kebutuhan mereka.
Disebutkannya, konsep Muslim-friendly tourism ini sudah mulai tumbuh di sejumlah daerah seperti Karanganyar, Wonosobo, dan Temanggung. Ekosistem ini dinilai menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan yang mencari kenyamanan berwisata sesuai prinsip syariah.
Untuk memperkuat promosi, Pemprov Jateng menyiapkan sistem aglomerasi pariwisata di wilayah Semarang Raya. Seluruh pelaku wisata akan dikoneksikan agar promosi destinasi berjalan terpadu dan masif.
Rencana pembangunan ini tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan. Izin industri di kawasan hulu dan hilir diperketat guna menjaga keseimbangan ekosistem.
“Kita dukung penuh program Asta Cita Bapak Presiden, termasuk menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan bersih. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bergerak bersama membersihkan lingkungan,” tambah Wagub.
Langkah tersebut diharapkan menciptakan harmoni antara pertumbuhan ekonomi pariwisata dan kelestarian alam. Jateng pun diproyeksikan menjadi magnet investasi hijau di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....