Rumah Inovasi Jateng Menjadi Wadah Kolaborasi Riset Daerah

  • 03 Feb 2026 08:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) akan meluncurkan Rumah Inovasi Jateng sebagai pusat riset inklusif. Fasilitas ini direncanakan berpusat di kawasan Pucang Gading, Kabupaten Demak.

Kepala Brida Jateng, Mohamad Arief Irwanto, mengatakan Rumah Inovasi diproyeksikan menjadi pusat ekosistem riset dan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat. Konsep yang diusung adalah kolaborasi pentahelix dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Melalui rumah inovasi ini, semua pihak punya akses untuk ikut berkontribusi membangun Jawa Tengah yang lebih maju dan berdikari,” katanya di Semarang pada Senin, 2 Februari 2026.

Arief menjelaskan, Rumah Inovasi akan menjadi wadah kolaborasi antara Pemprov Jateng, BRIN, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, serta dunia usaha dan industri. Skema ini merupakan arahan Gubernur Ahmad Luthfi agar riset terhubung langsung dengan kebutuhan daerah.

“Sinergi ini diharapkan mampu memastikan bahwa hasil riset dan inovasi tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi bertransformasi menjadi produk inovatif yang menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” ucap Arief.

Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi, menyambut baik skema kolaborasi tersebut saat kunjungan koordinasi ke Brida Jateng akhir Januari 2026. Menurutnya, peran perguruan tinggi sebagai penyedia kepakaran dan industri sebagai penyerap inovasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.

Menurut Yopi, kehadiran Rumah Inovasi Jateng diharapkan menjadi tonggak baru dalam mendorong digitalisasi dan modernisasi sektor pertanian, industri, hingga UMKM. Inovasi yang lahir diharapkan berbasis teknologi tepat guna yang aplikatif di lapangan.

“Kunjungan kami bertujuan untuk memastikan bahwa persiapan launching Rumah Inovasi Jateng ini sudah selaras dengan standar nasional, sehingga inovasi yang lahir nantinya benar-benar berdampak secara sosial dan ekonomi bagi warga Jawa Tengah ,” pungkasnya.

Selain membahas Rumah Inovasi, tim BRIN juga memantau fasilitasi riset yang sedang berjalan di Jawa Tengah. Kunjungan ini diharapkan mempercepat implementasi inovasi teknologi sekaligus menjadi model kolaborasi pusat dan daerah dalam membangun ekosistem riset berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....