Dongkrak PAD, Akademisi Dorong Pengelolaan Pariwisata di Batang

  • 27 Jan 2026 08:08 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang- Perkembangan industri pariwisata di daerah memberikan prospek yang sangat baik dan bisa dijadikan andalan sebagai sumber lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Untuk itu perlunya sinergi yang baik antara pemangku kebijakan dengan instansi terkait agar destinasi wisata dikelola secara professional.

Hal itu disampaikan Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Akuntansi Perpajakan Sekolah Vokasi Undip, Retno Dwi Irianto, saat menggelar pembinaan pajak & retribusi daerah, di Aula Kecamatan Gringsing, Senin, 26 Januari 2026.

Ia menyebut, Kabupaten Batang memiliki obyek wisata yang sangat beragam dan berpotensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikembangkan secara serius dan berkelanjutan.

"Kita punya pantai, plabuhan, peninggalan situs Balekambang dan daerah penyangga utama pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis. Sehingga berpeluang dalam pengembangan industri pariwisata di wilayah Batang Timur," ujarnya.

Menurutnya, sesuai Perda Kabupaten Batang nomor 08/2023 memberikan mandat bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan industri pariwisata daerah dengan ,pengelolaan obyek pariwisata secara profesional, transparan dan akuntabel. 

"Partisipasi masyarakat juga sangat diperlukan untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya pariwisata daerah dengan kesadaran tinggi membayar retribusi. Berdasarkan data dari BPKPAD kontribusi retribusi pariwisata menyumbang sekitar Rp2,4 - Rp3,7 miliar bagi PAD dalam 5 tahun terakhir," tandasnya.(HK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....