Rawan Longsor, Desa Kemanukan Purworejo Dilatih Mitigasi Bencana
- 27 Jan 2026 06:13 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Kelompok 115 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sebelas Maret menggelar pelatihan mitigasi bencana. Kegiatan berlangsung bersama BPBD Kabupaten Purworejo di Balai Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen.
Pelatihan dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026 dengan melibatkan warga setempat. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap potensi ancaman bencana.
Ketua KKN 115 UNS, Ariq Zaidin, menjelaskan fokus utama program tersebut. Program menitikberatkan pada ketahanan pangan dan mitigasi risiko wilayah pedesaan.
“Kami menghadirkan BPBD Kabupaten Purworejo agar masyarakat mendapatkan bekal yang tepat dalam memitigasi risiko bencana di lingkungan sekitar,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi bencana.
Menurutnya, program disusun berdasarkan hasil survei lapangan mahasiswa. Survei menunjukkan Desa Kemanukan memiliki riwayat bencana tanah longsor mematikan pada awal 2000-an.
Data tersebut mendorong penguatan edukasi kebencanaan bagi masyarakat. Tujuannya mewujudkan Desa Tangguh Bencana di wilayah tersebut.
Kepala Desa Kemanukan, Nur Wijiyanto, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UNS. Ia menilai kegiatan sangat bermanfaat mengingat kondisi desa yang rawan bencana.
“Pelatihan mitigasi bencana ini sangat bermanfaat dan relevan bagi warga Desa Kemanukan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat ke depannya,” ucapnya. (Ags)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....