Ramadan, Rakor Lintas Sektoral Perkuat Kamtibmas
- 24 Feb 2026 18:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat upaya menjaga kondusivitas wilayah melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Rakor Linsek) di pendapa Museum Kartini, Senin (23/2). Forum tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menanggulangi berbagai penyakit masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin menegaskan rakor memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Situasi yang aman dan kondusif merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah.
“Tanpa situasi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ujarnya. Sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai, seperti penyalahgunaan minuman keras, peredaran narkoba, perjudian, kenakalan remaja, hingga praktik lain yang meresahkan masyarakat.
Ia menyebutkan, jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas sosial serta masa depan generasi muda. Seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga masyarakat luas, untuk bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan.
“Rakor Linsek ini harus menjadi forum produktif untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah konkret yang terukur dan berkelanjutan,” tegasnya. Camat, kepala desa, dan lurah didorong agar proaktif melakukan deteksi dini di wilayah masing-masing, dengan mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif tanpa mengabaikan penegakan hukum.
Sementara itu, Kapolres Rembang AKBP M. Faisal Pratama menyampaikan kondisi kamtibmas di Rembang relatif kondusif, meskipun tetap memerlukan kewaspadaan bersama. “Kami mohon dukungan seluruh aparatur terdepan, mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, camat hingga kepala desa untuk terus memperkuat koordinasi, apalagi menjelang bulan Ramadan,” ujarnya.
Ia mengingatkan potensi gangguan kamtibmas menjelang Ramadan, seperti peredaran petasan yang dapat membahayakan keselamatan. Selain itu, penyalahgunaan minuman keras, perjudian, prostitusi, narkoba, kenakalan remaja, hingga aktivitas seperti perang sarung, sahur on the road, dan balap liar juga menjadi perhatian.
“Kunci utamanya adalah sinergitas dan soliditas. Mari kita bangun komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya. (Mif)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....