Tarawih Perdana, 500 Jemaah Padati At-Taqwa Muhammadiyah Semarang

  • 18 Feb 2026 12:11 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang- Sekitar 500 jemaah memadati di kompleks Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Kota Semarang pada malam tarawih perdana 1 Ramadan 1447 H, Selasa, 17 Februari 2026. Suasana khusyuk menyelimuti masjid saat umat Islam memulai ibadah di bulan suci dengan semangat kebersamaan dan penguatan iman.

Salat tarawih dipimpin Imam Muhammad Malikus Sholeh Al Hafidz. Sementara, tausiyah disampaikan Dr. H. Karnadi Hasan, M.Pd., dosen Fakultas Tarbiyah yang juga menjabat Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Jawa Tengah.

Dalam ceramahnya, Karnadi menyampaikan, Ramadan merupakan momentum pembentukan insan bertakwa sebagaimana pesan Surah Al-Baqarah ayat 183–185. Menurutnya, puasa tidak sekadar ibadah fisik, tetapi proses pendidikan spiritual untuk membentuk pribadi muttaqin, memperdalam pemahaman (ta’lamun), serta menumbuhkan rasa syukur (tasykurun).

Ia menambahkan, makna dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu neraka pada bulan Ramadan mencerminkan keluasan rahmat Allah SWT yang membuka peluang kebaikan seluas-luasnya bagi umat manusia. Ramadan, kata dia, menjadi ruang pembinaan kesadaran, empati, dan kedewasaan iman.

Pelaksanaan tarawih di Masjid At-Taqwa berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Doa penutup menggema sebagai harapan bersama agar Ramadan menjadi jalan peningkatan kualitas iman dan kemanusiaan.

Pelaksanaan tarawih tersebut mengikuti penetapan awal Ramadan melalui metode hisab yang menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Sementara itu, pemerintah melalui sidang isbat yang digelar menetapkan awal Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perbedaan ini menjadi bagian dari dinamika ijtihad dalam khazanah Islam Indonesia. Meskipun berbeda, tetapi umat Islam tetap mengedepankan harmonisasi dan saling menghormati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....