Kejahatan di Semarang Naik, Polisi Gelar Operasi Pekat jelang Ramadan

  • 13 Feb 2026 15:44 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Lonjakan angka kejahatan di Kota Semarang mendorong Polrestabes Semarang menggelar Operasi Pekat Candi 2026 menjelang bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Operasi ini dilaksanakan selama 20 hari, mulai 17 Februari hingga 8 Maret 2026, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya gangguan keamanan dalam dua bulan terakhir. Berdasarkan evaluasi data periode Desember 2025 hingga Januari 2026, jumlah gangguan keamanan meningkat dari 94 menjadi 143 kasus atau naik 52,1 persen.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada kategori kejahatan yang melonjak dari 61 menjadi 115 kasus. Kejahatan konvensional tercatat meningkat tajam dari 51 menjadi 120 kasus, sementara kejahatan transnasional naik dari 10 menjadi 14 kasus.

Kepala Bagian Operasi Polrestabes Semarang, AKBP Asep Supiyanto, mengatakan operasi ini bertujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Ramadan. “Ramadan identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat,” ujarnya, Jumat, 13 Februari 2026.

Selain peningkatan kejahatan, penyelesaian tindak pidana mengalami penurunan hingga 88,1 persen dibanding periode sebelumnya. Kondisi tersebut memperkuat urgensi pelaksanaan operasi untuk menekan potensi gangguan keamanan secara terukur.

Dalam operasi ini, sejumlah satuan tugas diterjunkan dengan sasaran khusus, antara lain peredaran petasan, perjudian, premanisme, narkotika, minuman keras, serta prostitusi. Satgas Judi Online ditargetkan mengungkap tiga kasus, sementara Satgas Prostitusi menargetkan lima kasus selama operasi berlangsung.

Selain penindakan, kepolisian juga memperkuat langkah pencegahan melalui patroli dan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Fungsi intelijen, lalu lintas, serta kepolisian sektor dioptimalkan untuk mendeteksi potensi gangguan dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.

AKBP Asep menegaskan, keberhasilan operasi ini diukur dari terciptanya rasa aman di masyarakat. “Kami mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas agar Kota Semarang tetap aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan hingga Idulfitri,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....