Kapolrestabes Semarang Larang Konvoi dan Petasan Selama Ramadan
- 20 Feb 2026 07:25 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M Syahduddi, menegaskan seluruh aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum selama bulan suci Ramadan di Kota Semarang dilarang. Kegiatan seperti sahur on the road, konvoi kendaraan, balap liar, hingga menyalakan petasan yang berujung pada tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya akan ditindak tegas.
Ia meminta masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Semarang, untuk tidak melakukan aktivitas sahur on the road yang berpotensi memicu balap liar maupun bentrokan antarkelompok. Menurutnya, Ramadan seharusnya diisi dengan kegiatan positif seperti ibadah di rumah ibadah, kegiatan sosial, serta aktivitas yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Selain itu, pihak kepolisian juga memberi perhatian khusus terhadap pencegahan penggunaan dan penyalahgunaan petasan. Belajar dari pengalaman tahun lalu, terdapat sejumlah kejadian dan kasus yang dipicu oleh petasan, baik yang menimbulkan korban luka maupun gangguan keamanan.
“Kami sudah memerintahkan seluruh Kapolsek untuk bertindak tegas melakukan sosialisasi dan pencegahan terkait bahaya penggunaan petasan. Harapannya, selama Ramadan hingga Idulfitri nanti tidak ada lagi aktivitas menyalakan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun masyarakat lainnya,” ucapnya, Jumat, 20 Februari 2026.
Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, Polrestabes Semarang juga akan meningkatkan kegiatan preventif, termasuk patroli rutin ke kampung-kampung dan permukiman warga. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan seperti pencurian rumah kosong saat warga melaksanakan tarawih maupun mencegah kebakaran dan gangguan kamtibmas lainnya.
Tak hanya itu, kepolisian juga terus mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi Libas sebagai sarana pelaporan cepat. Melalui fitur tombol laporan segera atau SOS, warga dapat meminta kehadiran polisi secara cepat apabila terjadi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Menurut Kombes Pol M Syahduddi, aplikasi tersebut telah banyak membantu masyarakat dalam mendapatkan respons cepat dari kepolisian serta penanganan yang tuntas. Aktivitas masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga suasana ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk dan penuh ketenangan.
“Kami mengimbau masyarakat Kota Semarang untuk memanfaatkan aplikasi Libas apabila membutuhkan bantuan kehadiran polisi secara cepat. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....