Manfaatkan Skema Bola Mati, Belanda Tekuk Tunisia 3-1

  • 26 Jun 2026 13:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia yang mempertemukan Belanda dan Tunisia berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi skuad Belanda. Anak-anak asuh Belanda menyudahi perlawanan Tunisia dengan skor akhir 3-1 setelah mendominasi penuh jalannya pertandingan lewat skema bola mati yang mematikan.

Sejak peluit pertama berbunyi, tim nasional Belanda langsung mengambil inisiatif serangan dan memegang kendali penguasaan bola hingga 71 persen. Dominasi tersebut membuahkan hasil di babak pertama setelah umpan silang Denzel Dumfries memaksa pemain belakang Tunisia, Ellyes Skhiri, melakukan gol bunuh diri saat mencoba menghalau bola.

Tidak berselang lama, Belanda kembali memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-7 melalui sontekan Brian Brobbey. Gol kedua ini berawal dari situasi free kick Denzel Dumfries yang mengenai Virgil van Dijk sebelum akhirnya diselesaikan dengan sempurna oleh Brobbey.

Seorang penikmat sepak bola, Iqbal Aulianda, menyebut bahwa dominasi babak pertama sepenuhnya berada di tangan Belanda berkat skema serangan yang agresif. Hal ini membuat barisan pertahanan Tunisia kewalahan dan melakukan kesalahan fatal di awal laga.

"Gol pertama dicetak bunuh diri oleh Ellyes Skhiri, pemain dari Tunisia, yang awalnya tadi niatnya umpan dari Dumfries, cuman terkena Ellyes Skhiri yang mencoba untuk menghalau, malah bolanya masuk ke dalam gawang," terang Iqbal saat memberikan analisis pertandingan.

Ia menambahkan, gol kedua juga berasal dari Belanda yang dicetak Brian Brobbey. "Berawal dari set piece, free kick dari Denzel Dumfries mengenai Van Dijk dan diselesaikan Brian Brobbey di menit ke-7," ucapnya.

Memasuki paruh kedua, Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat sundulan tajam Youssef Msakni yang memanfaatkan skema sepak pojok. Namun, Belanda langsung merespons cepat gempuran tersebut dan mengunci kemenangan menjadi 3-1 pada menit ke-62 lewat gol Jan Paul van Hecke yang juga lahir dari situasi corner kick.

Sepanjang pertandingan, Belanda tampil sangat dominan dengan melepaskan total 19 tembakan berbanding 10 tembakan milik Tunisia. Catatan efektivitas bola mati menjadi pembeda besar yang membuat permainan anak-anak Belanda terasa sangat superior.

"Lalu gol di babak kedua dicetak Tunisia oleh Msakni, ini dari corner kick, skema corner kick, sundulan. Selanjutnya Jan Paul van Hecke mencetak gol di menit ke-62, menjadikan skor menjadi 3-1 ya, dan ini juga dicetak dari corner kick ya, jadi mayoritas golnya ini berasal dari skema set piece ya, bola mati," ungkapnya. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....