Kanada Gagal Menang di Laga Pembuka, Pengamat: Tekanan Tuan Rumah Jadi Faktor

  • 13 Jun 2026 10:35 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Tim nasional Kanada gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bosnia & Herzegovina pada laga perdana Grup B, Sabtu 13 Juni 2026. Hasil tersebut dinilai menjadi kerugian bagi Kanada yang sebenarnya diunggulkan untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

Pengamat sepak bola Alkomari mengatakan laga perdana dalam sebuah turnamen besar selalu memiliki tantangan tersendiri, terlepas dari keuntungan bermain di kandang. Pertandingan perdana itu tidak mudah dalam kejuaraan apa pun.

"Meskipun Kanada diuntungkan faktor tuan rumah dengan dukungan suporter yang besar, tetap ada tekanan mental, demam panggung, dan berbagai faktor yang memengaruhi performa pemain," kata Alkomari kepada RRI Semarang. Hasil imbang tersebut menjadi kerugian bagi Kanada karena gagal mengamankan poin penuh di laga pembuka.

Namun, peluang lolos ke fase gugur masih terbuka lebar mengingat masih ada dua pertandingan tersisa di fase grup. "Ini memang kerugian bagi tuan rumah karena tidak bisa memanfaatkan kesempatan untuk meraih hasil maksimal. Tetapi perjalanan belum selesai. Kanada masih memiliki peluang besar untuk lolos dari fase grup," ujarnya.

Alkomari menilai Kanada wajib meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya saat menghadapi Qatar. Ia menyebut laga tersebut harus dimanfaatkan untuk mengamankan tiga poin demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

"Dengan hasil tadi malam, Kanada mau tidak mau harus mengambil poin penuh saat menghadapi Qatar. Itu menjadi pertandingan yang sangat penting bagi mereka," tambahnya.

Di sisi lain, Alkomari memberikan apresiasi terhadap penampilan Bosnia & Herzegovina yang mampu menunjukkan karakter kuat sebagai tim underdog. Bahkan Bosnia sempat unggul lebih dahulu sebelum Kanada menyamakan kedudukan di babak kedua.

Menurutnya, keberhasilan Bosnia meraih satu poin tidak terlepas dari semangat juang tinggi yang telah mereka tunjukkan sejak babak kualifikasi.

"Bosnia lolos ke Piala Dunia melalui babak playoff dengan perjuangan luar biasa, termasuk mengalahkan Italia yang merupakan salah satu negara besar sepak bola dunia. Itu menunjukkan mereka memiliki mentalitas dan semangat juang yang tinggi," katanya.

Ia menilai hasil imbang melawan tuan rumah akan semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Bosnia untuk bersaing di Grup B. "Bosnia datang ke turnamen ini sebagai tim underdog dan melalui jalur playoff. Namun mereka bisa mengambil poin dari tuan rumah, bahkan sempat unggul lebih dahulu. Ini tentu akan semakin memotivasi mereka untuk berbicara banyak di Piala Dunia 2026 dan membuka peluang lolos ke fase gugur," jelas Alkomari.

Dengan hasil tersebut, persaingan di Grup B diperkirakan akan semakin ketat. Kanada dituntut segera bangkit pada laga berikutnya, sementara Bosnia berupaya menjaga momentum positif untuk mewujudkan ambisi melangkah ke babak selanjutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....