Heroik! Kiper Curacao Patahkan Gempuran Ekuador, Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

  • 22 Jun 2026 00:12 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Kiper veteran Curacao, Eloy Room, tampil sebagai pahlawan saat perfomannya berhasil membuat imbang Ekuador 0-0 pada laga Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas City, Minggu 21 Juni 2026 pagi WIB. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Curacao meraih poin pertama sepanjang sejarah keikutsertaannya di putaran final Piala Dunia.

Penjaga gawang berusia 37 tahun itu mencatatkan 15 penyelamatan krusial yang menggagalkan berbagai peluang emas lawan. Catatan tersebut menempatkan Room sejajar dengan salah satu rekor penyelamatan terbaik dalam sejarah Piala Dunia, yakni kiper Amerika Serikat, Tim Howard, yang berhasil membukukan 16 kali penyelamatan pada Piala Dunia 2014 .

Sepanjang laga, Ekuador sebenarnya tampil dominan dan mengendalikan jalannya pertandingan. Tim asal Amerika Selatan itu juga terpantau terus menekan pertahanan Curacao dan menghasilkan peluang dengan nilai expected goals (xG) lebih dari 2,2.

Namun, rapatnya pertahanan Curacao dan gemilangnya performa Room membuat seluruh peluang itu terbuang sia-sia. Kesempatan emas yang didapat Jordy Caicedo maupun Enner Valencia pada menit-menit akhir juga gagal berbuah gol.

Bagi Curacao, hasil imbang ini menjadi pencapaian bersejarah karena mampu mengamankan poin perdana di panggung sepak bola terbesar dunia. Adapun, Ekuador harus rela menunda kemenangan pertamanya di Grup E setelah hanya mengoleksi satu poin tambahan dari laga ini.

Kondisi tersebut membuat persaingan menuju babak gugur masih terbuka lebar hingga pertandingan terakhir fase grup. Pada laga penentuan nanti, Ekuador akan menghadapi Jerman dalam duel yang sangat menentukan nasib mereka.

Di saat bersamaan, Curacao akan berhadapan dengan Pantai Gading untuk menjaga peluang menciptakan kejutan dan melangkah ke fase berikutnya. Menaggapi capaian itu, pecinta bola, Aldi Nugraha mengapresiasi penampilan negara Curacao yang dinilainya meski masuk kategori negara perpenduduk sedikit namun mampu menunjukan gemilangnya dikancah dunia.

"Curacao itu kan negara kecil ya, penduduknya cuma ratusan ribu jiwa, jauh sedikit dibanding Indonesia. Bisa bertahan itu luar biasa sekali," ujarnya.

Adapun, sebelumnya kedua tim dari negara itu sebutulnya tengah memperebutkan poin pertama lewat pertandingan tersebut. Sebab keduanya sama sama kalah pada laga pembuka.

Kala itu, Ekuador takluk 0-1 dari Pantai Gading, sedangkan Curacao kalah telak 1-7 dari Jerman.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....