Piala Dunia Segera Bergulir, Pelaku Usaha Siap Tangkap Peluang Lewat Nobar
- 04 Jun 2026 12:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang – Bergulirnya Piala Dunia 2026 tidak hanya dinantikan para pencinta sepak bola, tetapi juga membawa peluang ekonomi bagi pelaku usaha. Sejumlah pemilik kafe, restoran, dan kedai kopi mulai menyiapkan berbagai strategi untuk menarik pengunjung melalui kegiatan nonton bareng (nobar) selama turnamen berlangsung.
Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pada 11 Juni mendatang diperkirakan menjadi magnet bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati pertandingan bersama. Momentum ini pun dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan jumlah pelanggan sekaligus mendongkrak pendapatan.
Founder kedai D’PW Kopi Rembang, Firman Nur Charisma, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola di Kabupaten Rembang cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya rutin menggelar acara nobar pada berbagai ajang sepak bola besar sebagai upaya menarik pengunjung.
Menurutnya, setiap turnamen bergengsi seperti Liga Champions selalu mampu menghadirkan lonjakan pengunjung di kedainya. Dengan kapasitas lebih dari 100 orang, D’PW Kopi menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk menyaksikan pertandingan bersama.
Menghadapi Piala Dunia 2026, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi khusus. Selain menambah jam operasional, kedai juga menyediakan menu sarapan untuk melayani pengunjung yang datang menyaksikan pertandingan pagi hari.
"Kita sudah menyiapkan dua shift plus tambahan, 24 jam pokoknya. Karena ada jam 7 dan 8 pagi yang mulai bertanding, yang biasanya itu jam tutup kami. Nah, karena jam pagi, selain ngopi juga sarapan, maka kita siapkan menu pecel pincuk," ungkap Risma, sapaannya, Kamis, 4 Juni 2026.
Persiapan tersebut dilakukan karena sejumlah pertandingan Piala Dunia akan berlangsung pada pagi hari waktu Indonesia. Kondisi itu dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk menawarkan layanan yang lebih beragam kepada pelanggan.
Antusiasme masyarakat terhadap ajang empat tahunan ini juga terlihat dari para penggemar sepak bola yang sudah menantikan dimulainya turnamen. Salah satunya Muhammad Luthfi Hakhim yang mengaku lebih memilih menyaksikan pertandingan bersama teman-temannya di kedai kopi.
Menurut Luthfi, suasana nobar memberikan pengalaman yang berbeda dibanding menonton sendirian di rumah. Kebersamaan dan euforia yang tercipta menjadi alasan utama banyak penggemar sepak bola memilih berkumpul di tempat-tempat umum.
"Senang ini akhirnya yang ditunggu-tunggu, akhirnya Piala Dunia bergulir, tetap Portugal juara. Biasanya sih nonton rame-rame sama teman di kedai sambil ngopi ‘kan enak, lebih seru euforianya daripada sendiri," ujarnya.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 9 Juli 2026 dan disiarkan langsung oleh TVRI. Meski masyarakat dapat menyaksikannya secara gratis dari rumah, kegiatan nobar diperkirakan tetap menjadi pilihan banyak orang karena menawarkan suasana yang lebih meriah.
Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan aktivitas ekonomi selama turnamen berlangsung. Kehadiran pengunjung yang memadati kafe dan kedai kopi diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perputaran usaha masyarakat di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....