Lapak-lapak UMKM Ramaikan Nobar Final Piala Dunia di Alun-alun Kaliwungu Kendal

  • 20 Jul 2026 09:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Lapak-lapak kuliner dan aneka produk UMKM meramaikan nonton bareng(nobar) final Piala Dunia yang digelar di Alun-alun Kaliwungu Kendal, Senin 20 Juli 2026 dini hari. Kegiatan nobar yang digelar Pemerintah Kabupaten Kendal tersebut membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi acara.

Kegiatan nobar ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-412. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, pemerintah daerah juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan pelaku UMKM lokal.

Salah satu pelaku UMKM, Sofyan, mengaku kegiatan nobar memberikan dampak nyata terhadap usahanya. Menurutnya, jumlah pengunjung yang datang jauh lebih banyak sehingga penjualan meningkat.

"Kami selaku UMKM sangat bergembira. Dari tadi sore luar biasa sekali pengunjungnya," ujar Sofyan.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, penyelenggaraan nobar tidak hanya bertujuan memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa nilai edukatif melalui semangat sportivitas, kerja sama, dan kekompakan yang ditunjukkan para atlet di lapangan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi dalam pembangunan daerah yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

"Untuk menjadi juara sejati tentunya membutuhkan kerja keras, kerja tim, dan kekompakan. Nilai-nilai positif ini yang kita harapkan dapat diterapkan dalam kehidupan, termasuk untuk membangun Kabupaten Kendal," katanya.

Bupati Kendal menegaskan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong pembangunan. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi faktor penting agar berbagai program dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

"Kami berharap kegiatan nobar mampu menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Khususnya UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah," ucapnya.

Pemkab Kendal terus mendorong agar berbagai agenda publik tidak hanya menjadi ruang hiburan dan interaksi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata. Keterlibatan UMKM dalam setiap kegiatan daerah diharapkan dapat memperluas pasar, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....