Atlet Takraw Jateng Peraih Empat Medali Asian Games 2026 Disambut di Bandara A Yani

  • 06 Okt 2026 08:13 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Empat atlet Jawa Tengah menyumbangkan empat medali untuk Indonesia dari cabang olahraga sepak takraw pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka masing-masing meraih satu medali perak dan tiga perunggu, sekaligus menjaga tradisi prestasi sepak takraw Jateng di ajang olahraga tingkat Asia tersebut.

Empat atlet itu yakni Yudha Aswinatama asal Kabupaten Demak yang meraih medali perak nomor quadrant event putra, Dini Mitasari asal Kabupaten Jepara dengan medali perunggu tim takraw putri, M Ubaidur Rohman asal Kabupaten Jepara yang meraih perunggu nomor beregu takraw putra, serta Frisca Kharisma asal Kabupaten Banyumas yang turut menyumbangkan perunggu nomor quadrant event putri.

Yudha, Dini, dan Ubaidur tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang sekitar pukul 12.00 WIB, Senin 5 Oktober 2026, setelah terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta sepulang dari Jepang. Sementara Frisca pulang secara terpisah ke Banyumas menggunakan kereta api.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari KONI Jawa Tengah. Sekretaris Umum KONI Jateng Budi Santoso mengatakan prestasi para atlet menjadi modal untuk mendorong pembinaan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

"KONI Jateng memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para atlet sepak takraw yang meraih medali pada Asian Games lalu. Prestasi mereka tentu menjadi pemicu KONI Jateng untuk membina atlet yang lebih baik lagi agar ke depannya bisa berprestasi di ajang yang lebih tinggi seperti Olimpiade," ujar Budi Santoso yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Tengah Aria Chandra Destianto menegaskan, empat medali tersebut menunjukkan kontribusi nyata atlet Jateng untuk kontingen Indonesia. Ia juga menyebut para atlet takraw tersebut merupakan hasil pembinaan PPLOP Jawa Tengah.

"Alhamdulillah atlet takraw Jateng sukses menyumbang medali untuk Indonesia di ajang Asian Games. Ini menjadi kebanggaan kita semua, terutama masyarakat Jawa Tengah," kata Kadispora Jawa Tengah Aria Chandra Destianto.

"Dan perlu diketahui bahwa para atlet takraw itu merupakan hasil dididikan dari PPLOP Jawa Tengah. Hari ini mereka membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik," imbuhnya.

Ketua PSTI Jateng Agung Hariyadi mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa sepak takraw Jawa Tengah mampu mempertahankan tradisi medali di Asian Games. Menurutnya, prestasi itu harus menjadi pijakan untuk meningkatkan capaian pada kompetisi internasional berikutnya.

"Prestasi ini harus kita jaga dan tingkatkan. Mudah-mudahan untuk event ke depan, atlet kita bisa meraih prestasi yang lebih baik seperti medali emas pada ajang internasional," harap Agung.

Raihan di Asian Games 2026 juga menjadi modal menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. PSTI Jateng bahkan memasang target tiga medali emas untuk mempertahankan tradisi prestasi Jawa Tengah di ajang nasional tersebut. "Kita sangat siap sekali menghadapi PON mendatang. Bahkan, kami menargetkan tiga emas. Mudah-mudahan target tersebut terpenuhi sekaligus juga menjaga tradisi emas untuk Jateng," pungkas Agung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....