KONI Jateng Kebut Penyelesaian Venue Porprov 2026

  • 04 Agt 2026 08:26 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah mempercepat penyelesaian kesiapan venue untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Langkah tersebut dilakukan karena masih ada sekitar 10 venue cabang olahraga yang belum dipastikan, sementara seluruh persiapan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah, Budi Santoso, mengatakan secara umum tahapan persiapan Porprov telah berjalan sesuai jadwal. Namun, sejumlah venue masih memerlukan kepastian agar tidak mengganggu tahapan penyelenggaraan berikutnya.

"Secara umum persiapan berjalan sesuai timeline. Kami optimistis persoalan venue yang belum fix dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Target kami, seluruhnya sudah rampung pada Agustus ini," ujar Budi di Semarang, Senin, 3 Agustus 2026.

Beberapa cabang olahraga yang masih menunggu kepastian venue antara lain hoki, dancesport, soft tenis, senam, dan catur cina. Khusus senam dan soft tenis, kendala muncul karena GOR Prof. Soegijono serta lapangan tenis Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (Unnes) masih dalam proses renovasi.

Menurut Budi, apabila venue tersebut belum dapat digunakan, penetapan lokasi pengganti harus segera dilakukan. Hal itu penting karena berkaitan dengan kesiapan akomodasi atlet dan ofisial dari seluruh daerah peserta.

"Kalau memang venue tersebut tidak bisa dipakai, harus segera ditetapkan penggantinya. Ini berkaitan dengan kesiapan akomodasi atlet dan ofisial," katanya.

Selain penyelesaian venue, KONI Jawa Tengah juga mengintensifkan verifikasi administrasi atlet setelah penutupan entry by name pada 31 Juli 2026. Proses tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama lima daerah penyelenggara, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal.

Budi menjelaskan, tim keabsahan atlet telah mulai memeriksa seluruh dokumen peserta. Apabila ditemukan persoalan, terutama terkait mutasi atlet, penyelesaiannya akan dilakukan melalui proses verifikasi bersama pihak-pihak terkait.

"Tim keabsahan langsung bekerja memverifikasi administrasi atlet. Jika ada persoalan, akan segera diselesaikan bersama pihak terkait," ujarnya.

Koordinator tuan rumah Porprov Semarang Raya, Agus Purwanto, memastikan seluruh daerah penyelenggara siap menggelar ajang olahraga empat tahunan tersebut. Namun, menurutnya, koordinasi mengenai pembagian kewenangan antara tuan rumah dan KONI Jawa Tengah masih perlu diperjelas, termasuk penyelesaian persoalan venue dan administrasi atlet.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menilai seluruh tahapan persiapan harus diselesaikan sejak dini agar pelaksanaan Porprov berjalan lancar. Menurutnya, ajang tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Karena itu penyelenggaraannya harus dipersiapkan secara matang. Semua persoalan harus diselesaikan lebih awal agar saat pelaksanaan tidak muncul kendala, termasuk menyangkut keabsahan atlet," ucap Arnaz.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....