KONI Jateng Pastikan Persiapan Porprov 2026 On the Track

  • 06 Agt 2026 09:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah memastikan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 berjalan sesuai rencana atau on the track. Menjelang pelaksanaan pada 25–31 Oktober mendatang, panitia kini memfokuskan penyelesaian venue pertandingan, administrasi atlet, hingga akomodasi peserta.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sudjarwanto Dwiatmoko, mengatakan seluruh tahapan persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan Porprov berlangsung lancar. Menurutnya, dengan waktu kurang dari tiga bulan, seluruh pekerjaan masih berada di jalur yang telah ditetapkan.

"Porprov Jateng 2026 tetap on schedule pada 25-31 Oktober, persiapannya pun sudah on the track. Dengan pelaksanaan Porprov yang kurang tiga bulan lagi, kami akan terus mematangkan persiapan demi kesuksesan ajang ini," ujarnya.

Porprov XVII Jawa Tengah akan digelar di kawasan Semarang Raya yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga. Selain itu, Kota Surakarta dan Kabupaten Blora juga menjadi daerah pendukung untuk sejumlah cabang olahraga.

Ajang olahraga terbesar di Jawa Tengah tersebut akan diikuti sekitar 8.487 atlet yang akan bertanding pada 59 cabang olahraga. Untuk mendukung pelaksanaan pertandingan, panitia menyiapkan sekitar 81 venue yang tersebar di daerah penyelenggara.

Sudjarwanto menjelaskan, Technical Delegate (TD) dari masing-masing cabang olahraga telah melakukan verifikasi venue sejak Juni 2026. Hasilnya, ditemukan beberapa catatan pada venue cabang senam, soft tenis, tinju, hoki, xiangqi, dance sport, biliar, dan gantole.

Namun, sebagian besar kendala tersebut telah ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah selaku tuan rumah. Saat ini hanya tersisa satu hingga dua venue yang masih memerlukan penyelesaian, termasuk venue senam di Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang masih dalam proses renovasi.

"Kami masih mencari solusinya. Karena tidak semua gedung bisa digunakan sebagai venue senam lantaran butuh beberapa peralatan berat yang harus ditanam atau dijangkarkan ke lantai demi keamanan atlet," katanya.

Selain venue, panitia juga hampir menuntaskan penyediaan akomodasi bagi seluruh kontingen sesuai kuota masing-masing kabupaten dan kota. Pada Agustus ini, KONI Jawa Tengah akan menggelar Chef de Mission Meeting dan Delegation Registration Meeting (DRM) untuk memfinalisasi data atlet, ofisial, kontingen, serta proses akreditasi sebagai tahapan akhir menuju pelaksanaan Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....