Jelang Asian Games 2026, Performa Timnas Hoki Putra Indonesia Belum Stabil

  • 24 Mar 2026 12:19 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang :Kick-off menuju Asian Games Nagoya 2026 seharusnya jadi momentum akselerasi bagi Timnas Hockey Field Putra Indonesia. Namun di fase awal ini, ritmenya belum stabil, tim tetap bergerak dari satu laga ke laga lain, dari satu negara ke negara berikutnya, namun skor di papan hasil masih seperti alarm yang berbunyi pelan: permainan belum sepenuhnya klik.

Skuat asuhan Muhammad Dhaarma Raj baru menuntaskan rangkaian uji coba internasional dalam ajang Belt and Road Mass Sports Series Hangzhou Gongshu International Hockey Invitational Tournament 2026 di Hangzhou, China. Turnamen yang berlangsung 9 hingga 23 Maret 2026 ini bukan sekadar pemanasan, melainkan bagian dari pelatnas mandiri,

Meski bertajuk undangan, ajang ini memberikan gambaran nyata mengenai lubang di lini pertahanan dan efektivitas serangan Garuda. Pelatih Timnas, Muhammad Dhaarma Raj, tidak menutupi bahwa hasil di atas kertas masih jauh dari harapan tim kepelatihan jika menilik target besar di kancah Asia.

”Dari tujuh pertandingan yang dijalani, Indonesia hanya mampu mencatatkan dua kemenangan dan harus menerima lima kekalahan. Mereka menutup turnamen di peringkat ketiga—sebuah posisi yang, dalam konteks persiapan panjang, terasa belum cukup meyakinkan,” kata Muhammad Dhaarma Raj dalam rilis Selasa 24 Maret 2026.

Berdasarkan catatan statistik selama di China, Indonesia sempat memberikan perlawanan sengit. Dua kemenangan Indonesia diraih lewat laga ketat, menang 4-3 atas Liaonning dan 3-2 atas Gongshu. Namun dari tujuh pertandingan, lima sisanya berakhir dengan kekalahan. Indonesia tiga kali kalah dari Rusia dengan skor 1-3, 1-5, dan 2-7. Selain itu, Indonesia juga kalah tipis 1-2 dari Liaonning, serta 2-4 saat menghadapi Gongshu.

Hujan kekalahan, terutama saat menghadapi Rusia, memperlihatkan adanya celah dalam menjaga konsistensi fisik dan fokus sepanjang empat kuarter. Indonesia kerap kedodoran saat lawan meningkatkan intensitas permainan, yang mengakibatkan margin skor melebar cukup signifikan di beberapa laga.

Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan performa tim masih belum konsisten. Indonesia mampu bersaing di beberapa pertandingan, tetapi masih kesulitan menjaga level permainan sepanjang turnamen. .(Ahy)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....