Es Gempol Pleret, Minuman Tradisional dengan Jejak Panjang Kuliner Jawa

  • 01 Okt 2026 09:59 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang-Es gempol pleret menawarkan kesegaran melalui kuah santan, es, serta isian berwarna merah muda. Minuman tradisional ini dikenal di berbagai daerah Jawa Tengah dengan cita rasa manis dan gurih.

Asal-usul gempol pleret memiliki beberapa versi yang berkembang di masyarakat. Jepara dan Sukoharjo sama-sama disebut dalam cerita mengenai awal keberadaan minuman tradisional tersebut.

Di Jepara, nama pleret dikaitkan dengan wilayah Kecamatan Keling. Dari kawasan tersebut, gempol pleret kemudian dikenal hingga Solo, Semarang, dan Yogyakarta.

Versi lain menyebut Karangwuni, Sukoharjo, sebagai salah satu daerah yang mengenalkan minuman ini. Sejumlah warga Karangwuni bahkan membawa gempol pleret saat merantau ke Semarang pada 1970an.

Gempol dan pleret memiliki bentuk berbeda, meski sama-sama dibuat dari adonan tepung beras. Gempol berbentuk bulatan kecil, sedangkan pleret dibuat pipih menggunakan tangan.

Nama gempol dipercaya berkaitan dengan cara membentuk adonan menggunakan ibu jari. Sementara itu, pleret merujuk pada adonan yang dipipihkan sebelum disajikan.

Dalam penyajiannya, gempol dan pleret ditempatkan dalam kuah santan bersama pemanis dan es batu. Perpaduan tersebut menghasilkan rasa manis, gurih, serta sensasi dingin yang menyegarkan.

Kini, es gempol pleret semakin jarang ditemukan dibandingkan minuman kekinian. Meski sederhana, minuman ini tetap menyimpan cerita tentang perjalanan kuliner tradisional masyarakat Jawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....