Mengenal Jajan Pasar Tradisional 7 Rupa di Tengah Serbuan Jajanan Kekinian
- 20 Sep 2026 15:04 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Jajan pasar tujuh rupa adalah warisan kuliner tradisional yang sarat makna dan keindahan khas budaya Jawa. Hidangan ini tak sekadar makanan, melainkan simbol kebersamaan, doa, dan keberkahan dalam setiap perayaan adat.
Setiap jenis jajanan dalam tujuh rupa memiliki rasa, warna, dan bentuk yang unik serta mengandung filosofi tersendiri bagi masyarakat. Mulai dari yang manis, gurih, hingga lembut, semuanya disusun rapi menjadi satu kesatuan yang memikat mata dan menggugah selera.
Kini, jajan pasar tujuh rupa mulai tersisih oleh hadirnya beragam jajanan kekinian yang tampil lebih modern dan menarik perhatian kaum muda. Makanan dan minuman bermerek dengan tampilan mencolok semakin mendominasi pasar dan ruang publik di mana pun kita berada.
Banyak generasi muda yang mulai asing dengan nama maupun bentuk jajan pasar tujuh rupa karena jarang dijumpai di tempat nongkrong mereka. Padahal, di balik penampilannya yang sederhana, tersimpan resep turun-temurun yang menjaga keaslian cita rasa tanah air.
Namun, semakin banyak orang yang mulai menyadari keistimewaan jajan pasar tujuh rupa dan berusaha memperkenalkannya kembali dengan cara yang lebih segar. Penjual dan penggiat budaya mulai mengemasnya dengan rapi namun tetap mempertahankan rasa asli agar disukai semua kalangan.
Kehadiran jajanan kekinian bukan berarti harus menghapus tradisi yang sudah ada sejak lama di tengah masyarakat. Kita bisa menikmati keduanya secara seimbang, sekaligus menjaga agar jajan pasar tujuh rupa tidak hilang ditelan zaman.
Melalui upaya bersama, jajan pasar tujuh rupa akan terus hidup dan dihargai sebagai kekayaan budaya yang tak ternilai harganya. Warisan lezat ini akan tetap terjaga keindahannya bagi anak cucu, di samping beragam kuliner baru yang terus bermunculan.
Berikut ketujuh jajan pasar beserta filosofinya :
1. Klepon — Bola kenyal dari tepung ketan berisi gula merah cair, dibalut parutan kelapa. Melambangkan kemanisan hidup yang tiba saat tepat.
2. Nagasari — Kue berisi potongan pisang, dibungkus daun pisang lalu dikukus. Melambangkan kebaikan yang tersimpan di dalam kelembutan.
3. Lemper — Nasi ketan berisi daging atau ayam berbentuk lonjong. Melambangkan kesetiaan dan kebersamaan yang padu.
4. Kue Lapis — Kue berlapis-lapis berwarna-warni dari tepung beras dan santan. Melambangkan kehidupan yang penuh ragam namun menyatu.
5. Dadar Gulung — Kulit hijau berisi unti kelapa manis berbentuk gulungan. Melambangkan kelancaran dalam menjalani hidup.
6. Cenil — Kue kenyal berwarna-warni dari pati singkong, disajikan dengan gula pasir dan kelapa parut. Melambangkan keceriaan dan keragaman yang indah.
7. Getuk — Singkong rebus yang ditumbuk halus, diberi gula dan bentuk cantik. Melambangkan kesederhanaan yang tetap berharga dan disayangi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....