Cara Menyimpan Ikan Asin agar Tetap Awet dan Segar
- 05 Agt 2026 09:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Ikan asin menjadi salah satu bahan makanan favorit masyarakat Indonesia karena memiliki cita rasa khas dan daya simpan yang cukup lama. Meski begitu, penyimpanan yang kurang tepat dapat menyebabkan ikan asin berjamur, berbau tengik, atau kualitas rasanya menurun.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan ikan asin berada dalam kondisi benar-benar kering sebelum disimpan. Kandungan air yang tinggi dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri sehingga mempercepat proses kerusakan.
| Baca juga: Sushi, Makanan Jepang yang Nikmat |
Simpan ikan asin di dalam wadah kedap udara agar tidak terpapar udara lembap maupun serangga. Wadah tertutup juga membantu menjaga aroma ikan asin agar tidak menyebar ke bahan makanan lain di dapur.
Untuk penyimpanan jangka panjang, ikan asin sebaiknya dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau freezer. Suhu dingin mampu memperlambat proses oksidasi lemak yang menjadi penyebab munculnya bau tengik.
Hindari menyimpan ikan asin di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dekat sumber panas. Paparan suhu tinggi dapat mengurangi kualitas rasa, tekstur, serta mempercepat kerusakan produk.
Jika membeli ikan asin dalam jumlah banyak, sebaiknya bagi menjadi beberapa porsi sesuai kebutuhan harian. Cara ini dapat mengurangi frekuensi membuka wadah utama sehingga kualitas ikan asin tetap terjaga.
Sebelum diolah, periksa terlebih dahulu kondisi ikan asin untuk memastikan tidak terdapat jamur, lendir, atau perubahan warna mencolok. Apabila muncul tanda-tanda tersebut, ikan asin sebaiknya tidak dikonsumsi demi menjaga keamanan pangan.
Menurut panduan Badan Pangan Nasional, penyimpanan bahan pangan yang benar menjaga mutu, keamanan, serta memperpanjang masa simpan, termasuk hasil perikanan. Penyimpanan ikan asin pada wadah kedap dan suhu tepat membuat kualitasnya tetap terjaga, awet, serta aman dikonsumsi keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....