Cara Memilih Daging Sapi yang Pas untuk Rawon
- 23 Jul 2026 08:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Rawon merupakan salah satu kuliner khas Jawa Timur yang terkenal dengan kuah hitam pekat dari kluwek. Cita rasanya gurih khas, dan kunci kelezatannya tidak hanya pada bumbu, tetapi juga pemilihan daging sapi yang tepat.
Pemilihan daging yang sesuai akan membuat tekstur lebih empuk dan rasa lebih kaya. Berikut cara memilih daging sapi yang pas untuk rawon yang bisa Anda terapkan di rumah.
1. Pilih Bagian Daging yang Tepat
Untuk rawon, tidak semua bagian daging sapi cocok digunakan. Beberapa bagian yang direkomendasikan antara lain:
· Sandung lamur (brisket): memiliki sedikit lemak sehingga kuah lebih gurih.
· Daging sengkel (shank): teksturnya kenyal dan cocok untuk dimasak lama.
| Baca juga: Asal Usul Nama Sandwich |
· Daging has luar (sirloin tip): lebih empuk dan cepat matang.
· Daging sandung lamur berurat: memberikan sensasi tekstur khas rawon.
Bagian-bagian ini cocok karena mampu menghasilkan kuah yang kaya rasa setelah direbus lama.
2. Perhatikan Warna Daging
Daging sapi yang segar memiliki warna merah cerah dan tidak pucat. Hindari daging yang berwarna terlalu gelap atau keabu-abuan karena bisa menandakan daging sudah tidak segar.
3. Cek Tekstur Daging
Tekan daging dengan jari secara perlahan. Daging yang baik akan kembali ke bentuk semula setelah ditekan.
Jika terlalu lembek atau terlalu keras, kualitasnya perlu dipertimbangkan. Tekstur yang tepat akan membuat rawon lebih empuk setelah dimasak lama.
4. Perhatikan Kandungan Lemak
Sedikit lemak pada daging justru dibutuhkan untuk rawon karena dapat menambah cita rasa gurih pada kuah. Namun, hindari daging yang terlalu berlemak karena bisa membuat kuah menjadi terlalu berminyak.
5. Cium Aroma Daging
Daging sapi segar tidak memiliki bau menyengat. Jika tercium bau asam atau tidak sedap, sebaiknya hindari pembelian tersebut.
| Baca juga: Bumbu Marinasi yang Gurih untuk Ikan Kembung |
6. Pilih Daging yang Masih Segar atau Dingin
Daging yang baru dipotong atau disimpan dalam suhu dingin (chiller) lebih baik digunakan untuk rawon. Hindari daging yang sudah lama berada di suhu ruang karena kualitasnya cepat menurun.
7. Sesuaikan dengan Lama Memasak
Rawon membutuhkan proses memasak yang cukup lama agar bumbu meresap sempurna. Oleh karena itu, pilih daging yang tahan dimasak lama seperti sengkel atau sandung lamur agar tidak mudah hancur.
Memilih daging sapi yang tepat merupakan langkah penting dalam membuat rawon yang lezat. Bagian daging seperti sandung lamur dan sengkel sangat direkomendasikan karena menghasilkan kuah yang gurih dan tekstur yang empuk. (IIW)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....