Tips Aman Makan Daging Kurban saat Lebaran
- 25 Mei 2026 15:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Idul Adha identik dengan berbagai olahan daging sapi dan kambing yang menggugah selera. Namun, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi dan kolesterol tinggi.
Daging merah sebenarnya tetap aman dikonsumsi jika diolah dengan cara yang tepat. Kuncinya terletak pada pemilihan bagian daging dan metode memasaknya.
Pilih bagian daging rendah lemak seperti has dalam atau paha agar kandungan lemak jenuh lebih rendah. Hindari terlalu banyak menggunakan bagian berlemak atau jeroan.
Cara memasak juga sangat memengaruhi kandungan lemak dalam makanan. Metode panggang, rebus, atau air fryer lebih disarankan dibanding menggoreng berlebihan.
Kurangi penggunaan santan pekat dan garam berlebihan saat memasak gulai atau tongseng. Sebagai alternatif, gunakan rempah alami untuk memperkuat rasa masakan.
Tambahkan bawang putih, jahe, kunyit, dan lada untuk memberi cita rasa tanpa terlalu banyak garam. Rempah tersebut juga membantu aroma daging lebih segar.
| Baca juga: Asal Usul Nama Sandwich |
Konsumsi sayuran segar sebagai pendamping membantu menyeimbangkan asupan makanan saat Idul Adha. Serat dari sayuran membantu tubuh mengontrol kadar lemak dan tekanan darah.
Perhatikan juga porsi makan agar tubuh tidak menerima lemak dan sodium berlebihan sekaligus. Makan perlahan membantu tubuh mengenali rasa kenyang lebih baik.
Dengan pengolahan tepat dan bahan lebih sehat, olahan daging kurban tetap bisa dinikmati aman. Cara sederhana ini membantu Idul Adha terasa lebih sehat dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....