Resep Sajian Tradisional Bubur Sambal Tumpang
- 12 Mar 2026 15:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Di berbagai daerah di Jawa, bubur juga kerap disajikan dengan kuah gurih dan sambal khas, salah satunya adalah bubur sambal tumpang. Hidangan ini memadukan lembutnya bubur nasi dengan kuah sambal tumpang yang kaya rempah dan cita rasa khas tempe semangit.
Sambal tumpang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ciri khasnya adalah penggunaan tempe semangit yang memberikan aroma kuat dan rasa yang lebih dalam dibanding tempe biasa.
Berikut resep membuat bubur sambal tumpeng.
Bahan Bubur:
- 200 gram beras
- 1,2 liter air
- 1 lembar daun salam
- 1/2 sendok teh garam
Bahan Sambal Tumpang:
- 200 gram tempe semangit (atau tempe biasa jika tidak ada)
- 3 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 3–5 buah cabai merah (sesuai selera)
- 5 buah cabai rawit (opsional)
- 2 cm kencur
- 1 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 500 ml santan
- Garam dan gula secukupnya
Pelengkap:
- Tauge pendek
- Kacang panjang rebus
- Kerupuk
- Bawang goreng
Cara Membuat
1. Membuat Bubur
- Cuci beras hingga bersih
- Masak beras bersama air, daun salam, dan garam
- Masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga beras hancur dan menjadi bubur lembut.
- Koreksi kekentalan sesuai selera, tambahkan air bila perlu.
2. Membuat Sambal Tumpang
- Kukus atau rebus tempe semangit hingga agak lunak, lalu haluskan kasar.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, dan kencur.
- Tumis bumbu halus hingga harum.
- Masukkan daun salam, daun jeruk, dan lengkuas.
- Tambahkan tempe yang sudah dihaluskan, aduk rata.
- Tuang santan, masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar tidak pecah.
- Bumbui dengan garam dan gula, masak hingga kuah mengental dan matang.
3. Penyajian
- Tuang bubur ke dalam mangkuk.
- Siram dengan sambal tumpang hangat di atasnya.
- Tambahkan tauge, kacang panjang, bawang goreng, dan kerupuk sesuai selera.
- Sajikan selagi hangat agar rasa gurih dan aromanya semakin terasa.
Bubur sambal tumpang merupakan bagian dari kekayaan kuliner tradisional yang patut dilestarikan. Rasanya yang khas dan mengenyangkan membuat hidangan ini selalu dirindukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....