Ragam Acar dan Lalapan Segar Pelengkap Hidangan Nusantara

  • 12 Mar 2026 14:20 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Dalam kekayaan kuliner Nusantara, kehadiran acar dan lalapan sering kali dianggap sebagai pelengkap. Namun, peran keduanya sebenarnya sangat penting.

Acar dan lalapan bukan sekadar hiasan di pinggir piring. Mereka merupakan penyeimbang rasa yang membuat hidangan semakin nikmat dan segar.

Acar biasanya dibuat dari campuran sayuran seperti mentimun, wortel, bawang merah, dan cabai yang direndam dalam larutan cuka, gula, dan garam. Perpaduan rasa asam, manis, dan sedikit pedas ini sangat cocok untuk menyeimbangkan makanan yang gurih dan berlemak.

Beberapa jenis acar yang populer di Indonesia antara lain:

  • Acar Kuning – Menggunakan bumbu kunyit sehingga berwarna kuning cerah, biasanya disajikan bersama ayam goreng.
  • Acar Timun Segar – Potongan mentimun dan bawang dengan kuah cuka bening, sering menjadi pelengkap nasi goreng atau martabak.
  • Acar Bawang – Irisan bawang merah atau bawang putih yang direndam dalam cuka, cocok untuk hidangan berkuah santan.

Berbeda dengan acar yang melalui proses perendaman, lalapan disajikan dalam keadaan segar atau mentah. Biasanya terdiri dari daun selada, mentimun, kol, kemangi, ataupun tomat.

Lalapan sangat identik dengan berbagai hidangan khas Indonesia seperti ayam goreng, ikan bakar, hingga sambal terasi. Tekstur renyah dan rasa alami sayuran memberikan keseimbangan pada hidangan yang kaya bumbu.

Kuliner Nusantara dikenal kaya rempah dengan cita rasa gurih serta pedas. Acar dan lalapan berperan sebagai “penyegar” yang menetralisir rasa berat tersebut.

Sensasi asam pada acar dapat mengurangi rasa enek, sementara lalapan memberikan efek ringan dan segar. Tak heran jika hampir setiap warung makan hingga restoran tradisional selalu menyajikan keduanya sebagai pelengkap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....