RS Telogorejo Semarang Buka Layanan Konsultasi Program Hamil Sehari di Rembang

  • 04 Okt 2026 15:16 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang - Rumah Sakit Telogorejo Semarang membuka layanan di Pollos Hotel and Gallery Rembang, Minggu 4 Oktober 2026. Mereka membuka layanan konsultasi dan seminar program hamil (Promil) sehari yang dikuti ratusan peserta.

Seminar mendatangkan Dokter spesialis obstetri Ginekologi, subsplesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi , Dr.dr Vannya Dewi Puspitasari, Sp.O.G,Subsp, F.E.R, dr. Lambang Agung Kurniawan, Sp.O.G. Subsp.F.E.R, dr. R. Arie Sutanto, serta Spesialis Andrologi, dr. Andrian, Sp.And. Sejumlah peserta juga mendapat kesempatan untuk konsultasi one on one atau eksklusif.

Dalam kesempatan itu narasumber menyampaikan materi bahwa program bayi tabung menjadi alternatif terakhir bagi pasangan suami istri yang kesulitan mendapatkan anak. Sebelum memilih bayi tabung, ada beberapa langkah lain yang bisa ditempuh terlebih dahulu.

Dokter spesialis obstetri ginekologi Subspesialis fertilitas endokrinologi reproduksi, Vannya Dewi Puspitasari, menyebut berdasarkan data, pasangan belum bisa hamil, 40 % disebabkan faktor dari si pria, 40 % dari si wanita dan 20 % tidak diketahui.

“Dari pria misalnya sperma kita cek apa jumlah kurang, geraknya kurang. Kalau isteri, apakah di salurannya ada tumor, ada kistanya yang menghambat sperma masuk ke dalam Rahim atau sel telur yang tidak matang. Kenapa kok kayak gitu, bisa karena kelainan hormon, sehingga tidak menghasilkan sel telur yang matang,” bebernya.

Setelah pengecekan, jika kondisi suami dan isteri normal atau tidak ada kendala, maka pihaknya menyarankan program bayi tabung bisa jadi pilihan.

“Untuk bayi tabung, kiita lakukan screening ketat. Kita pilih embrio yang bener-bener paling bagus, selama proses bayi tabung,” imbuh Vannya.

Sementara itu Direktur Pemasaran SMC Rumah Sakit Telogorejo Semarang, Diana Loretta mengatakan pihaknya melayani program bayi tabung rata-rata antara 10-15 orang setiap bulan.

Tarif program bayi tabung , mulai Rp 39 Juta per hingga ratusan juta sekali siklus. “Start mulai Rp 39 juta. Satu siklus itu kira-kira 2 Mingguan. Tapi semua tergantung kondisi ya. Kok belum berhasil, butuh operasi, biaya bisa tambah lagi,” terang Diana.

Warga Desa Japerejo Kecamatan Pamotan, Zulfia mengaku sudah 9 tahun berkeluarga dan belum memiliki anak. Segala upaya dan program alami di berbagai kota telah diikuti, namun hasilnya nihil.

Akhirnya melalui promil RS Telogorejo Semarang, kini Ia mempunyai anak yang sudah berusia 13 bulan. “Waktu itu dari April 2024, kemudian positif hamil Desember 2024. Alhamdulillah, semua karena Allah, “ ungkapnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dan Sumber Daya Kesehatan DKK Rembang, Soesi Haryanti mengapresiasi upaya dari RS Telogorejo Semarang mengadakan seminar di Rembang, agar lebih dekat dengan masyarakat.

“Ternyata banyak pasien dari Rembang yang berobat di RS Telogorejo. Harapan kami, memberikan manfaat, sekaligus menambah pengetahuan bagi masyarakat, terutama dari sisi perencanaan, kelahiran, hingga tumbuh kembang anak,” tandasnya. (Mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....