Kemarau Picu Turunnya Kualitas Udara, Dokter Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

  • 12 Agt 2026 07:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Musim kemarau tidak hanya meningkatkan risiko terjadinya kekeringan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan. Dokter umum di Semarang, dr. Anindya Paramitha mengingatkan, kualitas udara yang menurun saat kemarau berpotensi memicu masalah kesehatan, dari gangguan pernapasan hingga iritasi kulit dan mata.

Menurutnya, kondisi kemarau seperti saat ini berpengaruh terhadap kualitas udara yang kurang baik. Hal ini berdampak pada banyak hal terhadap tubuh, seperti saluran pernapasan hingga kulit dan mata yang berpotensi mengalami gangguan.

“Jangan salah, jadi kualitas udara tidak hanya berpengaruh pada pernafasan tapi bisa ke mata, kulit, dan juga pencernaan. Kenapa pencernaan, karena mungkin juga dia kontaminasi juga ke air,” ujarnya dalam program SPADA PRO 2 Semarang, Rabu, 5 Agustus 2026.

Potensi masalah kesehatan yang ditimbulkan dari kekeringan seperti ISPA hingga iritasi kulit dan mata, tentunya memerlukan pencegahan untuk meminimalisir dampaknya. Anindya menyebut bahwa pencegahan dapat dilakukan dengan menggunakan masker atau menurunkan kaca helm saat berkendara, untuk mengantisipasi polusi udara.

“Kadang orang ngerasa nggak enak karena nafasnya engap, cuma asap dan polusi masuk semua ke pernapasan dan mata. Terus kondisi kayak gini biasain kalau habis berpergian langsung bebersih, semuanya dari mata kemudian cuci muka yang bener dan tangan sama kaki,” ucapnya.

Dari segi obat-obatan, ada beberapa macam hal yang bisa dipersiapkan untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Misalnya, dengan menyiapkan obat tetes mata untuk antisipasi iritasi mata ringan, dan pelembab untuk kulit.

“Pelembab juga ngaruh sih kalau menurutku, karena kalau kita sering bebersih, ke kulit juga nggak bagus. Kalau obat lain mungkin obat batuk atau pilek bisa disediakan, karena dijual bebas, jadi yang simpel-simpel aja,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....