Duta Muda EduTour Bawa Edukasi JKN Lebih Dekat ke Kalangan Pelajar di Batang

  • 27 Jul 2026 12:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan terus memperluas edukasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada generasi muda. Kali ini, edukasi dikemas melalui kegiatan Duta Muda EduTour yang menyambangi SMK PGRI 2 Taman, Kabupaten Batang.

Melalui pendekatan teman sebaya, para pelajar diajak mengenal lebih dekat manfaat Program JKN dan pentingnya memiliki perlindungan kesehatan sejak dini. Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan sekaligus Duta Muda BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VI, Nadi Pertiwi, menyampaikan, risiko sakit dapat datang kapan dan kepada siapa saja.

Menurutnya, pemahaman mengenai jaminan kesehatan perlu ditanamkan sejak usia muda. Tujuannya agar para pelajar menyadari pentingnya perlindungan kesehatan bagi diri sendiri maupun keluarga.

“Ketika kita sehat, mungkin kita belum terlalu memikirkan biaya pelayanan kesehatan. Namun, saat sakit dan membutuhkan perawatan dalam waktu lama, biayanya bisa sangat besar," ucapnya, Senin, 27 Juli 2026.

Dengan bahasa yang ringan dan dekat dengan keseharian pelajar, Nadi juga mengenalkan prinsip gotong royong yang menjadi fondasi penyelenggaraan Program JKN. Iuran yang dibayarkan peserta secara bersama-sama digunakan untuk membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Di dalam Program JKN ada semangat saling membantu, ketika kita sehat, kita membantu peserta yang sedang sakit. Sebaliknya, ketika suatu saat kita membutuhkan pelayanan kesehatan, ada peserta lain yang ikut bergotong royong membantu kita,” katanya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, M. Idar Aries Munandar menjelaskan, penanganan penyakit jantung dalam kondisi tertentu dapat membutuhkan tindakan medis berupa pemasangan stent atau ring jantung. Tindakan tersebut memerlukan prosedur dan peralatan medis khusus dengan biaya yang tidak sedikit. Kondisi ini menjadi salah satu contoh pentingnya masyarakat memiliki perlindungan jaminan kesehatan.

“Coba kita bayangkan ketika seseorang tiba-tiba mengalami gangguan pada pembuluh darah jantung dan harus mendapatkan tindakan pemasangan ring jantung., tentu dibutuhkan tenaga medis, peralatan, dan prosedur khusus yang biayanya tidak sedikit. Melalui Program JKN, peserta yang membutuhkan tindakan medis sesuai indikasi dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku,” ujarnya kepada para siswa," ujarnya.

Selain manfaat pelayanan kesehatan, para siswa juga diperkenalkan dengan kemudahan layanan melalui Aplikasi Mobile JKN. Mereka turut diingatkan untuk menjaga dan menggunakan identitas kepesertaan JKN secara bertanggung jawab serta tidak meminjamkannya kepada orang lain.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK PGRI 2 Taman, Ahmad Rizky Amri, menyambut baik kehadiran Duta Muda EduTour. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh informasi Program JKN langsung dari BPJS Kesehatan dengan pendekatan yang mudah dipahami.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran BPJS Kesehatan dan Duta Muda di sekolah kami. Semoga setelah mengikuti kegiatan ini, para siswa semakin memahami Program JKN sekaligus mengenal peran Duta Muda yang dapat menjadi inspirasi bagi mereka,” ungkap Ahmad.

Manfaat kegiatan tersebut turut dirasakan siswa kelas XI SMK PGRI 2 Taman, M. Haidar Akmal. Ia menilai pengetahuan tentang jaminan kesehatan akan berguna bagi para pelajar di masa mendatang.

“Saya pernah melihat tetangga yang menderita diabetes melitus dan sangat terbantu dengan adanya Program JKN. Dari kegiatan ini saya jadi lebih memahami bahwa jaminan kesehatan memang penting, karena kita tidak pernah tahu kapan akan sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan,” tutur Haidar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....