Wamenkes: Program TOSS Presisi Polda Jateng Dukung Percepatan Eliminasi TBC
- 24 Jun 2026 20:47 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kota Tegal - Wakil Menteri Kesehatan(Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, menilai program TOSS Presisi Berantas TB Paru yang digagas Polda Jawa Tengah mendukung percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Program tersebut dinilai menjadi bentuk sinergi nyata antara Polri dan pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang langsung menyentuh masyarakat.
Hal itu disampaikan Benjamin saat menghadiri puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Balai Kota Tegal, Selasa, 23 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Polri dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program kesehatan tersebut.
Menurut Benjamin, TOSS Presisi sejalan dengan prioritas pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam percepatan eliminasi TBC dan pencegahan penyakit tidak menular. Kehadiran layanan kesehatan langsung di tengah masyarakat dinilai dapat meningkatkan kesadaran warga untuk memeriksakan kesehatan secara rutin.
"Kami mengapresiasi Polri yang telah menghadirkan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Program seperti ini sangat membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin," katanya.
Ia mengungkapkan, Indonesia hingga kini masih menempati peringkat kedua dunia dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong penemuan kasus secara aktif, pemeriksaan kontak erat, serta memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.
Benjamin juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Tegal atas upaya penemuan dan pelaporan kasus TBC yang dinilai berjalan baik. Menurutnya, komitmen pemerintah daerah sangat penting dalam mendukung target Indonesia bebas TBC di masa mendatang.
"Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mencari, menemukan, dan menangani kasus hingga tuntas. Ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia bebas TBC di masa mendatang," tuturnya.
Selain menyoroti eliminasi TBC, Wamenkes menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan lainnya, termasuk pencegahan stunting. Kegiatan bakti kesehatan itu juga menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat.
Ada cek kesehatan gratis, skrining TBC, pemeriksaan laboratorium sederhana, serta pelayanan dokter spesialis. Selain itu, ada pula layanan pemeriksaan gigi, fisioterapi, pelayanan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah, serta khitan massal.
Berdasarkan data Biddokkes Polda Jateng, sebanyak 975 warga mengikuti pengobatan umum dan cek kesehatan gratis dalam kegiatan tersebut. Sementara, sebanyak 139 warga mendapatkan pelayanan spesialis penyakit dalam.
Selain itu, ada 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga menerima obat gratis, dan 54 balita memperoleh layanan penanganan stunting. Sebanyak 1.128 paket sembako dan bantuan alat kesehatan seperti kursi roda dan alat bantu berjalan turut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....