Tanda Perimenopause di Usia 40-an

  • 22 Jun 2026 10:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Beberapa kali terlambat menstruasi pada usia 40 tahun mungkin membuat Anda berpikir bahwa Anda hamil. Namun kondisi ini juga bisa merupakan tanda Anda mulai mengalami perubahan yang berkaitan dengan perimenopause dan bahkan menopause di sekitar usia ini.

Dilansir dari healthline.com, Sekitar 5% orang mengalami perubahan hormonal perimenopause antara usia 40 dan 45 tahun. Kriteria formal untuk menyatakan Anda telah mencapai menopause adalah tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut.

Masa sebelum mencapai tahap ini dikenal sebagai perimenopause, dan masa setelah tahap ini dikenal sebagai postmenopause. Transisi menuju menopause ini mungkin memakan waktu sekitar 7 tahun, tetapi dapat berlangsung hingga 14 tahun bagi sebagian orang.

Perimenopause, sering ditandai dengan fluktuasi kadar estrogen dan progesteron, seringkali ditandai dengan ketidakteraturan menstruasi. Seperti tidak menstruasi lebih dari dua atau tiga periode berturut-turut, siklus menstruasi lebih pendek atau lebih panjang dari biasanya dan pendarahan menstruasi lebih deras atau lebih ringan dari biasanya.

Perimenopause lebih sering dimulai pada akhir usia 40-an. Anda kemungkinan masih akan mengalami menstruasi selama periode ini, tetapi siklus menstruasi Anda mungkin berubah seiring waktu.

Beberapa orang mungkin mengalami gejala tambahan selama perimenopause seperti perubahan ukuran atau bentuk payudara, peningkatan frekuensi buang air kecil, Insomnia dan masih banyak lagi. Beberapa orang bahkan mengalami perubahan mental dan emosional pada saat perimenopause, seperti peningkatan kecemasan, penurunan hasrat seksual (libido) dan depresi.

Pada perimonopause seseorang juga bisa mengalami kelelahan yang luar biasa, pelupa dan perubahan suasana hati yang tidak terduga. Anda mungkin masih bisa hamil selama perimenopause, meskipun jarang terjadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....