Tingkatkan Kepesertaan Aktif Masyarakat, BPJS Kesehatan Optimalkan Peran Media

  • 10 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Magelang - BPJS Kesehatan terus mengoptimalkan publikasi dan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan keaktifan peserta dalam memanfaatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan media massa agar informasi mengenai manfaat dan kemudahan layanan JKN dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan media gathering yang digelar BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VI. Kegiatan ini berlangsung di Artotel Laguna Kota Magelang, Rabu, 10 Juni 2026.

Deputi Direksi Wilayah VI BPJS Kesehatan, Rahmad Asri Ritonga, mengatakan peran media sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan penyebarluasan informasi terkait program JKN. Menurutnya, masih diperlukan pemahaman yang lebih luas agar masyarakat mengetahui bahwa layanan jaminan kesehatan terus berkembang dan semakin mudah diakses.

"Kami mensinergikan layanan dengan fasilitas kesehatan agar menjadikan masyarakat makin mudah terlayani. Di sisi lain, alasan terbesar masyarakat harus memiliki jaminan kesehatan karena makin meningkatnya biaya kesehatan," ucapnya.

Rahmad menjelaskan, BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Hal itu dilakukan dengan tetap mengedepankan integritas, pelayanan prima, kolaborasi, dan inovasi.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, cakupan kepesertaan JKN di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah mencapai 98,49 persen. Namun, tingkat keaktifan peserta dalam memanfaatkan layanan baru mencapai 76,29 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian BPJS Kesehatan. Masyarakat terus didorong agar aktif menggunakan layanan kesehatan sesuai hak dan kebutuhannya.

Sementara itu, Asisten Deputi Kepesertaan dan Mutu Layanan BPJS Kesehatan, Henri Army Iriawan, menyampaikan, secara nasional jumlah peserta JKN telah mencapai 282 juta jiwa dengan tingkat keaktifan sebesar 79,86 persen. Peningkatan layanan dan perluasan kepesertaan terus dilakukan dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat guna mempercepat pencapaian target program JKN.

"Saat ini kami masih menyasar kepesertaan dari jemaah haji, demi kenyamanan baik menjelang keberangkatan maupun saat kembali ke Tanah Air. Tentunya saat pulang berhaji selalu dalam kondisi prima, maka jemaah haji pun diminta aktif dalam kepesertaan," ujarnya.

BPJS Kesehatan berharap dukungan media dapat memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memiliki dan memanfaatkan jaminan kesehatan secara aktif. Dengan demikian, manfaat program JKN dapat dirasakan lebih optimal oleh seluruh peserta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....