Ratusan Warga Pati Ajukan Reaktivasi JKN-PBI
- 16 Feb 2026 09:02 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Pati : Warga Kabupaten Pati mendatangi kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) sejak awal pekan ini. Kedatangan mereka untuk mengajukan reaktivasi kepesertaan JKN PBI (Jaminan Kesehatan Nasional Penerima Bantuan Iuran) pasca dinonaktifkan Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Antusiasme masyarakat untuk mengaktifkan kembali kartu jaminan kesehatan ini meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Hal ini karena banyaknya peserta yang membutuhkan layanan kesehatan rutin di fasilitas kesehatan, sehingga proses reaktivasi menjadi kebutuhan mendesak .
Kepala Dinsos P3AKB Pati, dr Aviani Tritanti Venusia, menegaskan penonaktifan peserta bukan tanpa alasan dari Kemensos. Menurut Aviani, kelompok menengah ke atas berada di desil enam sampai sepuluh yang dianggap mampu membayar mandiri.
"Data tunggal DTSEN menunjukkan sebagian peserta masuk kelompok menengah ke atas. Mereka tidak lagi layak menerima bantuan iuran pemerintah," jelasnya dengan tegas, Sabtu, 14 Februari 2026 .
Aviani menekankan prioritas diberikan kepada warga dengan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan rutin. Hingga Jumat siang, 13 Februari 2026, Dinsos P3AKB telah menerima 85 pengajuan reaktivasi dari warga dengan penyakit kronis.
"Peserta gagal ginjal, kanker, hipertensi, dan diabetes kami bantu reaktivasi segera. Sebanyak 50 peserta sudah disetujui dan sisanya masih proses, 60 peserta memilih beralih ke segmen mandiri setelah mendapat penjelasan," ungkap Aviani.
Bahkan terdapat ratusan warga yang diminta memperbaiki data di desa karena kekeliruan desil. Aviani berharap masyarakat tidak panik menghadapi kebijakan ini karena pemerintah memberi waktu tiga bulan.(APB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....