Rektor: Mahasiswa UPGRIS didorong Memberikan Manfaat bagi Masyarakat

  • 22 Sep 2026 12:20 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr. Sapto Budoyo M.H. menekankan mahasiswa baru tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi harus mampu menggunakan ilmu dan potensinya untuk memberi manfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat kuliah perdana Pekan Orientasi Mahasiswa Baru (POEMA) UPGRIS tahun akademik 2026/2027, Selasa 22 September 2026.

Sapto mengatakan, pendidikan tinggi harus membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menghadirkan dampak nyata. “Prestasi adalah sebuah kebanggaan, tetapi dampak adalah sebuah pertanggungjawaban,” tegasnya.

Menurut Sapto, kesempatan menempuh pendidikan tinggi merupakan sesuatu yang patut disyukuri karena belum semua anak muda memiliki kesempatan yang sama. "Memilih Universitas PGRI Semarang adalah sebuah keputusan yang tepat bagi saudara untuk merintis karier di masa depan,” ujarnya dalam sambutan POEMA yang diikuti 3.727 mahasiswa baru dari berbagai program di Balairung kampus.

Ia menyebut UPGRIS saat ini telah meraih akreditasi unggul, disertai berbagai pengakuan dan capaian di tingkat regional maupun internasional. Namun, capaian tersebut menurutnya tidak boleh berhenti sebagai angka maupun penghargaan, melainkan harus diwujudkan dalam kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sapto berharap, setelah menyelesaikan pendidikan sekitar empat tahun mendatang, mahasiswa baru tersebut tidak sekadar berhasil untuk diri sendiri. “Pendidikan bukan sekadar tentang mencetak manusia yang pintar. Pendidikan adalah tentang membentuk manusia yang mampu menggunakan potensinya untuk menghadirkan kebaikan dan perubahan bagi kehidupan,” katanya.

Untuk itu, mahasiswa didorong memiliki daya saing global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. "Mahasiswa perlu memiliki wawasan global dengan tetap berpijak pada Pancasila, nilai kebangsaan, kemanusiaan, serta taat terhadap hukum," ucapnya.

(Kebahagiaan mahasiswa baru UPGRIS mengikuti POEMA 2026)

ia juga mendorong mahasiswa UPGRIS miliki global mindset dengan berbagai program yang memberikan kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman internasional. Di antaranya experiential learning, HKN dan PPL internasional, city trip, international class, serta visiting professor dengan menghadirkan akademisi dari berbagai negara.

"Mahasiswa UPGRIS berkesempatan mengikuti program internasional, pertukaran budaya, serta berbagai kegiatan yang mempertemukan mereka dengan mahasiswa dari negara lain. Kami juga membuka international admission bagi mahasiswa internasional," ungkapnya.

Selain itu, mahasiswa juga akan mengikuti Expo Kemahasiswaan untuk mengenal berbagai organisasi, komunitas, serta wadah pengembangan minat dan bakat. Rangkaian POEMA kemudian ditutup melalui puncak inaugurasi.

"Mahasiswa baru diharapkan mengikuti setiap tahapan dengan penuh semangat dan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Universitas PGRI Semarang. Manfaatkan setiap kesempatan yang tersedia,” pesannya. Rangkaian kegiatan meliputi, upacara penerimaan mahasiswa baru, kuliah perdana, pembekalan karakter dan pengenalan akademik, serta pengenalan dinamika keilmuan di tingkat universitas, fakultas, dan program studi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....