Workshop Internasional Pascasarjana USM Bidik Riset Berdaya Saing Global

  • 08 Sep 2026 16:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Program Pascasarjana Universitas Semarang (USM) menggelar One-Day International Workshop bertajuk “How to Win the International Research Grant and Mastering Bibliometric Analysis with VOSviewer” pada Senin 7 September 2026. Workshop menjadi bagian dari upaya USM meningkatkan kapasitas penelitian sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat internasional.

Direktur Pascasarjana USM, Dr Muhammad Junaidi SHI MH, mengatakan kemampuan menyusun proposal riset yang kompetitif dan memahami perkembangan penelitian melalui analisis bibliometrik menjadi bekal penting bagi sivitas akademika. "Kemampuan menyusun proposal yang kompetitif serta memahami perkembangan dan peta penelitian melalui analisis bibliometrik merupakan bekal penting untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas dan memiliki daya saing internasional,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Ia berharap workshop tersebut dapat mendorong lahirnya proposal penelitian yang siap diajukan dalam berbagai skema hibah internasional. “Kami ingin mendorong lebih banyak proposal penelitian dari USM yang mampu bersaing dan memperoleh pendanaan internasional,” katanya.

Ketua Sustainability Hub for Innovation and Empowerment (SHINE) USM, Dr Fery Firmawan PhD, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas riset untuk memperkuat ekosistem akademik dan inovasi di perguruan tinggi. “Kolaborasi dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa USM untuk membangun jejaring, mengembangkan penelitian bersama, serta meningkatkan publikasi ilmiah berdaya saing global,” ucapnya.

Sementara, Workshop dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama berupa coaching clinic “How to Win the International Research Grant” yang disampaikan Assoc. Prof. Ir. Ts. Dr. Eeydza Aminudin dari UiTM Malaysia.

Peserta mendapat pembekalan mengenai strategi mengembangkan ide penelitian menjadi proposal hibah internasional yang kompetitif, termasuk membangun gagasan yang kuat, menunjukkan kebaruan dan urgensi penelitian, serta menyusun proposal yang menarik bagi reviewer internasional. Sesi kedua berupa workshop teknis “Mastering Bibliometric Analysis with VOSviewer” yang menghadirkan tim dari UiTM, yakni Ir. Hanasha Ismail, Noor Saidah Samsudin, Farah Zahida binti Hassan, dan Nur Yasmin Qashrina binti Suza.

“Melalui sesi tersebut, peserta belajar menggunakan VOSviewer untuk memetakan literatur. Kemudian, tren penelitian, keterkaitan antartopik, penulis, institusi, hingga perkembangan bidang kajian tertentu,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....