Undip Luncurkan 220 E-Bike untuk Transportasi Ramah Lingkungan

  • 06 Sep 2026 19:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Universitas Diponegoro (Undip) meluncurkan Smart Transportation: E-Bike Undip sebagai moda transportasi ramah lingkungan. Hal itu untuk mendukung mobilitas mahasiswa dan civitas academica di kawasan kampus.

Sebanyak 220 unit e-5 ditempatkan di sekitar 25 titik di lingkungan kampus Undip. Peluncuran E-Bike Undip dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, di Pelataran Gedung Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Undip.

Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengatakan penyediaan e-bike merupakan bagian dari upaya Undip mengembangkan transportasi kampus yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung komitmen universitas terhadap keberlanjutan.

“E-Bike ini mendukung komitmen Undip terhadap GreenMetric dan menjadi bagian dari upaya transfer teknologi. Proses assembling-nya dilakukan 100% di Sekolah Vokasi,” ujar Prof. Suharnomo melalui siaran pers Sabtu 5 Setember 2026.

Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global Undip, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU, menjelaskan bahwa pengembangan E-Bike Undip bermula dari kunjungan Rektor Undip ke China pada tahun sebelumnya dan kerja sama dengan WanWay Technology. Menurutnya, penyediaan e-bike menjadi bagian dari komitmen Undip dalam menyediakan sarana transportasi yang mendukung mobilitas civitas academica sekaligus mendorong pengurangan emisi karbon di lingkungan kampus.

“E-bike ini untuk menunjang Undip sebagai kampus yang berkelanjutan, terutama pada indikator transportasi dan program pengurangan karbon di lingkungan Universitas Diponegoro,” jelas Prof. Hadiyanto. E-Bike Undip menggunakan sistem transportasi pintar dengan pembayaran melalui QRIS. Setelah digunakan, e-bike dikembalikan pada titik parkir yang telah ditentukan. Penggunaannya dibatasi hanya di dalam perimeter kampus Undip.

Kehadiran 220 unit e-bike tersebut diharapkan memberikan alternatif mobilitas yang praktis sekaligus memperkuat penerapan konsep smart transportation dan transportasi rendah karbon di lingkungan universitas.

Prof. Suharnomo juga mengingatkan bahwa pengembangan fasilitas harus diikuti dengan komitmen untuk menjaga dan merawatnya agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. “Kemampuan membangun harus berjalan beriringan dengan kemampuan merawat. Sustainability harus kita jaga agar berbagai pengembangan ini terus memberikan manfaat,” tegasnya.

Melalui E-Bike Undip, universitas terus memperkuat ekosistem kampus berkelanjutan dengan menyediakan pilihan transportasi yang mendukung mobilitas mahasiswa dan civitas academica sekaligus lebih ramah terhadap lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....