Dukung Penanganan Bencana, Undip Serahkan Lima Unit Mobile Water Treatment ke BNPB
- 02 Sep 2026 09:22 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Diponegoro (Undip) menyerahkan lima unit mobile water treatment atau Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Teknologi tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan air bersih dan air siap konsumsi dalam penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Penyerahan lima unit tersebut berlangsung di halaman Widya Puraya Undip, Selasa 1 September 2026. Kelima unit merupakan hasil pengembangan Prof. Dr. I Nyoman Widiasa, S.T., M.T., bersama tim Undip.
Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengatakan penyerahan tersebut menjadi bagian dari komitmen Undip dalam mendarmabaktikan hasil riset dan inovasi agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk dalam situasi kebencanaan. “Hari ini, salah satunya kita wujudkan melalui penyerahan Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana buatan Undip untuk digunakan dalam penanganan bencana,” ujarnya.
Unit pengolahan air tersebut memiliki kemampuan mengolah air menjadi air bersih sekaligus air yang siap dikonsumsi. Setiap unit mampu mengolah sekitar 20 ribu liter air bersih dan 2 ribu liter air minum dalam satu hari.
Inovator Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana, Prof. Dr. I Nyoman Widiasa, mengatakan penyerahan lima unit tersebut menjadi langkah awal kontribusi Undip dalam mendukung penanganan bencana di Indonesia. “Kami berharap kepercayaan ini terus berkembang sehingga Undip dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam kebencanaan di Indonesia,” katanya.
Perwakilan mitra BNPB, Martino Budiawan, mengapresiasi teknologi yang dikembangkan Prof. Nyoman bersama tim Undip. Menurutnya, teknologi tersebut memiliki keunggulan karena tidak hanya mengolah air hingga menjadi air bersih, tetapi juga menghasilkan air yang dapat dikonsumsi.
“Alat yang diproduksi Prof. Nyoman bersama Undip ini memang cukup kompleks dibandingkan alat lainnya. Kalau alat lain mungkin hanya mengolah air sampai menjadi air bersih, teknologi Undip dapat mengolahnya hingga menjadi air yang siap dikonsumsi,” jelasnya.
Martino mengatakan, lima unit tersebut pada tahap awal direncanakan untuk mendukung kebutuhan penanganan bencana di wilayah Jawa Tengah. Penempatan dan distribusinya akan disesuaikan dengan arahan serta kebutuhan di lapangan.
Penyerahan teknologi ini menjadi bagian dari upaya Undip memperluas penerapan hasil riset dan inovasi untuk kebutuhan masyarakat. Mobile water treatment tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi penyediaan air bersih dan air minum ketika terjadi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....