Kolaborasi dengan Native Speaker, USM LCC Perkuat Pembelajaran Bahasa Inggris

  • 31 Agt 2026 16:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC) memperkuat pembelajaran Bahasa Inggris melalui kolaborasi dengan native speaker asal Melbourne, Australia, Aaron O’Brien. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Seminar Nasional bertajuk Being Brave to Speak English yang digelar di kampus USM, Jumat, 28 Agustus 2026.

Seminar diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelajar sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA), dan sejumlah dosen. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara USM LCC dan Aaron O’Brien.

Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono, mengatakan kolaborasi dengan native speaker menjadi bagian dari kontribusi lembaganya dalam mengembangkan kemampuan bahasa asing generasi muda. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun keberanian peserta untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

“Tidak dapat dimungkiri, pada era global sekarang ini, generasi muda dituntut untuk berani dan terampil berbahasa Inggris. Tentu saja, juga keterampilan berbahasa asing lainnya, seperti Mandarin, Korea, Jepang, Arab,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin, 31 Agustus 2026.

Menurut Adi, kehadiran Aaron memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta karena mereka dapat berinteraksi langsung dengan pendidik yang menggunakan Bahasa Inggris dalam proses pembelajaran. Pendekatan tersebut diharapkan membuat peserta lebih percaya diri untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa Inggris.

Aaron O’Brien merupakan pendidik Bahasa Inggris yang dikenal memiliki pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, komunikatif, dan inovatif. Pengalaman mengajar lebih dari satu dekade membuatnya telah mendampingi ribuan pelajar dari berbagai kelompok usia.

Selain mengajar, Aaron juga mengembangkan platform pembelajaran Bahasa Inggris yang telah menjangkau komunitas pembelajar melalui media sosial. Platform tersebut memiliki lebih dari 1,5 juta pengikut di Instagram, 800 ribu pengikut di TikTok, dan 360 ribu pelanggan di YouTube.

Adi mengatakan pengalaman Aaron dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Inggris menjadi salah satu nilai penting dalam kolaborasi tersebut. Aaron juga aktif berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para guru Bahasa Inggris di Indonesia.

“Dia juga aktif berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para guru Bahasa Inggris di Indonesia. Aaron berkolaborasi dengan komunitas serta berbagai institusi untuk memperkenalkan dan mengembangkan metode pembelajaran bahasa Inggris yang kreatif, relevan, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkap Adi.

Melalui seminar dan kerja sama tersebut, USM LCC berharap pembelajaran Bahasa Inggris dapat semakin berkembang dan relevan dengan kebutuhan generasi muda. Kolaborasi dengan native speaker juga diharapkan membuka ruang pertukaran pengalaman serta memperkaya metode pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....