Maknai Kemerdekaan, Mahasiswa USM Tanam Mangrove untuk Jaga Lingkungan Pesisir

  • 28 Agt 2026 10:43 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Memaknai kemerdekaan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial. Mahasiswa Universitas Semarang (USM) memilih aksi nyata dengan menanam mangrove di kawasan pesisir Kota Semarang sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pengamalan nilai gotong royong.

Aksi tersebut dilakukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) USM bersama komunitas LindungiHutan di Eduwisata Mangrove Camar, Jalan Tambakrejo, Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dan melibatkan mahasiswa, sukarelawan, serta masyarakat sekitar.

Ketua UKM PIB USM, Galuh Amanda Putri, mengatakan penanaman mangrove menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir.

“Kegiatan ini merupakan gerakan peran dan tanggung jawab mahasiswa, khususnya UKM Pengawal Ideologi Bangsa di masyarakat. Bahwa mengawal ideologi bangsa tidak hanya dilakukan dalam ruang-ruang diskusi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 28 Agustus 2026.

Galuh menilai, momentum peringatan kemerdekaan dapat dimaknai dengan berbagai aksi positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. “Salah satu aksi nyata yang bisa kita lakukan adalah dengan menanam mangrove,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, termasuk membantu mencegah abrasi. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan lingkungan diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan kawasan pesisir.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab menjaga nilai-nilai luhur Pancasila. Salah satu wujud nyata dengan memberikan edukasi peduli lingkungan serta penyebaran pesan melalui media sosial,” jelasnya.

Ia berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti setelah kegiatan penanaman mangrove selesai. Kesadaran untuk menjaga kawasan pesisir secara berkelanjutan perlu terus dibangun, terutama di kalangan generasi muda.

Melalui aksi tersebut, PIB USM juga ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Penanaman mangrove sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam menjaga alam dan menerapkan nilai gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....