KKN Undip Ajarkan Penguatan Lingkungan Sehat dan Optimalisasi Mengelola Sampah
- 18 Agt 2026 18:29 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, sukses menyelenggarakan program Penguatan Kesadaran Lingkungan Sehat dan Optimalisasi Pengelolaan Sampah, baru-baru ini. Program ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Drs Dul Muid MSi Akt.
Ketua KKN Desa Jrakahpayung, Ricky Purnomo Bayu Aji menegaskan, inisiatif ini lahir sebagai respons terhadap rendahnya kesadaran warga dalam memilah sampah serta kebiasaan membuang sampah sembarangan. Kondisi tersebut sebelumnya berisiko mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat setempat.
Menurut dia, program ini selaras dengan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 dan poin 12 untuk mewujudkan konsumsi serta kehidupan yang berkelanjutan. "Rangkaian kegiatan dirancang secara partisipatif guna membangun budaya hidup bersih bagi seluruh warga desa," ungkapnya.
Ia menuturkan, kegiatan diawali dengan sesi edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik yang berkolaborasi langsung bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang. Sosialisasi ini menekankan pentingnya memilah sampah sejak dari sumber rumah tangga guna mengurangi beban limbah.
"Mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan pengolahan sampah menjadi briket bernilai guna berbasis prinsip Reuse, Reduce, and Recycle (3R-red). Pelatihan praktis ini membuktikan kepada masyarakat bahwa sampah tertentu masih memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara tepat," jelasnya.
Ricky mengatakan, pendampingan praktik langsung ini dirancang untuk menciptakan dampak positif jangka panjang. Ia berharap kebiasaan pembakaran sampah terbuka dan pembuangan liar dapat berkurang secara signifikan.
Selain edukasi, kata dia, tim mahasiswa membangun fasilitas unit Tempat Pembakaran Sampah Minim Asap sebagai solusi ramah lingkungan. Sarana fisik ini diharapkan membantu warga mengolah residu sampah tanpa menimbulkan polusi asap yang pekat.
Kepala Desa Jrakahpayung, Amat Rozikin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata serta wawasan baru yang diberikan oleh para mahasiswa. Beliau optimis warganya dapat terus merawat fasilitas baru tersebut dan menerapkan ilmunya secara berkelanjutan.
Anggota tim KKN, Kukuh Jamaluddin, turut berinovasi melalui pembuatan peta digital berbasis Google Maps untuk menandai lokasi strategis seperti balai desa, bank sampah, dan fasilitas pembakaran. Tautan navigasi digital ini disebarkan melalui media sosial agar memudahkan mobilitas masyarakat maupun pengunjung luar.
Melalui sinergi ini, tim KKN Undip berharap kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dapat tertanam menjadi budaya harian masyarakat Desa Jrakahpayung. Keberlanjutan sistem pengelolaan sampah ini kini siap diteruskan secara mandiri oleh warga setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....