KKN Undip Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Kelapa dan Ficus di Bantaran Sungai

  • 15 Agt 2026 11:14 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Sebagai bagian dari pelaksanaan Program Multidisiplin II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip), mahasiswa KKN turut mendorong upaya pelestarian lingkungan di kawasan bantaran Sungai Kaliboyo, Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, baru-baru ini. Salah satu upayanya melalui kegiatan penanaman pohon kelapa dan Ficus di sekitar sungai.

Pelestarian lingkungan ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN Undip, Rangga Nur Arivin, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Menurut Rangga, Desa Kaliboyo merupakan salah satu desa yang dilewati oleh aliran sungai cukup besar dengan debit dan intensitas arus yang meningkat pada musim penghujan.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan terkait potensi terjadinya erosi atau pengikisan tanah di sepanjang bantaran sungai. Selain itu, kondisi kawasan sungai yang masih minim vegetasi menjadi salah satu perhatian karena dapat memengaruhi kemampuan lingkungan dalam menahan air dan menjaga kestabilan kawasan di sekitar sungai.

Menurut dia, penanaman pohon sebagai salah satu langkah nyata untuk menjaga kawasan bantaran Sungai Kaliboyo. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui kolaborasi dengan masyarakat serta pihak-pihak yang mendukung penyediaan bibit tanaman.

“Sebagai upaya pemeliharaan kawasan pesisir Sungai Kaliboyo, saya mengadakan penanaman pohon untuk mengurangi dampak dari erosi serta untuk keberlangsungan kehidupan ekosistem di Sungai Kaliboyo,” ujar Rangga.

Kegiatan penanaman di kawasan pesisir Sungai Kaliboyo yang meliputi wilayah RT 7, RT 8, dan RT 9, Desa Kaliboyo. Sebelum pelaksanaan penanaman, dilakukan sosialisasi secara interaktif mengenai pentingnya menjaga lingkungan sungai, fungsi Sungai Kaliboyo bagi masyarakat, serta peran vegetasi dalam menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

Pihaknya mengungkapkan, rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon kelapa dan Ficus di sepanjang bantaran sungai. Pemilihan kedua jenis tanaman tersebut menjadi bagian dari upaya penghijauan kawasan sekaligus mendukung keberadaan vegetasi di sekitar sungai.

Selain penanaman, kata dia, kegiatan juga diikuti dengan pembersihan sampah di sekitar kawasan sungai sebagai bentuk pemeliharaan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini memperoleh dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Batang dan Komunitas Ficus Bolowono Batang yang turut berperan dalam menyediakan bibit tanaman.

"Sebanyak kurang lebih 40 pohon kelapa dan Ficus berhasil ditanam di kawasan bantaran Sungai Kaliboyo. Inisiatif penanaman pohon tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan bantaran sungai," jelasnya.

Rangga menuturkan, keberadaan vegetasi di sekitar sungai diharapkan dapat membantu menjaga kondisi lingkungan, mengurangi risiko erosi, serta mendukung keberlangsungan ekosistem Sungai Kaliboyo dalam jangka panjang. Melalui Program Multidisiplin II ini, mahasiswa KKN UNDIP bersama masyarakat Desa Kaliboyo berupaya membangun kolaborasi dalam menjaga lingkungan sekaligus menciptakan kawasan sungai yang lebih terawat dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....