Undip Gandeng Balai Guru Jateng, Riset Kampus Didorong Masuk ke Ruang Kelas
- 14 Agt 2026 11:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Diponegoro (Undip) menggandeng Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah untuk mendorong hasil riset dan teknologi kampus agar lebih banyak dimanfaatkan dalam pembelajaran di sekolah. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi guru di Jawa Tengah.
Komitmen kerja sama kedua lembaga ditandai dengan penandatanganan kerja sama pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai berbagai bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung pendidikan di Jawa Tengah.
Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo mengatakan Undip terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah maupun berbagai pihak selama kerja sama tersebut memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Ini adalah bentuk kerja sama dengan pemerintah. Banyak sekali hal yang bisa kita buat bersama. Undip sangat terbuka kalau itu kerja sama yang ada,” ujar Prof. Suharnomo dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Agustus 2026.
Kepala BBGTK Provinsi Jawa Tengah, Darmadi mengatakan kolaborasi dengan Undip sangat penting. “Meski berbeda tata laku dan tugas fungsinya, sebenarnya tanggung jawab kita sama, yaitu pendidikan,” ungkapnya.
BBGTK Jawa Tengah memiliki tugas dalam pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, hingga pengawas sekolah. Oleh karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi dinilai membuka peluang lebih besar untuk memanfaatkan hasil penelitian sekaligus memperkuat kompetensi pendidik.
Darmadi berharap hasil riset Undip, terutama yang berkaitan dengan pembelajaran dan konten pendidikan, dapat dimanfaatkan oleh guru di berbagai wilayah Jawa Tengah. “Kalau hasil-hasil riset dari kampus ini terkait dengan pembelajaran maupun kontennya bisa dikonsumsi oleh teman-teman guru di Jawa Tengah, itu akan sangat memperkuat kualitas pendidikan,” katanya.
Sebaliknya, BBGTK juga siap menjadi mitra Undip dalam menjangkau guru dan satuan pendidikan untuk mendukung pelaksanaan penelitian maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kapasitas riset perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata di sekolah.
Usai penandatanganan, diskusi yang dipimpin Direktur Inovasi dan Kerja Sama Undip, drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D., membahas sejumlah peluang kerja sama. Salah satunya adalah pemanfaatan hasil riset dan teknologi Undip dalam pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Berbagai prototipe dan teknologi yang dikembangkan Undip nantinya dapat diperkenalkan kepada guru dan siswa. Langkah tersebut diharapkan memberikan gambaran lebih konkret mengenai penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain STEM, bentuk kolaborasi juga dapat mencakup pelatihan peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan fasilitas Undip, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sejumlah bidang yang dibahas antara lain teknologi, robotika, kecerdasan artifisial, literasi digital, psikologi, dan pendidikan inklusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....