Aktif di LPMK, Dua Dosen USM Jadi Penggerak Gotong Royong di Kelurahan Gebangsari
- 11 Agt 2026 15:08 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Keterlibatan perguruan tinggi dalam kehidupan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan akademik. Dua personel Universitas Semarang (USM) turut aktif di Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, sekaligus terlibat dalam menggerakkan gotong royong warga.
Keduanya adalah dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) USM Agus Edi yang juga menjabat Ketua RW 8, dan Direktur Pusat Bahasa dan Budaya USM (USM LCC) Adi Ekopriyono yang menjadi Ketua RW 7. Keduanya berpartisipasi dalam kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang digelar warga Gebangsari pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kekompakan dan kerukunan masyarakat sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan dipimpin Ketua LPMK Gebangsari Molyadi Antono, S.Sos., dengan melibatkan para ketua RT, ketua RW, serta berbagai unsur masyarakat.
Camat Genuk Wahyudi, S.STP., M.M., Kapolsek Genuk Kompol Rismanto, serta Lurah Gebangsari Mudzakir, S.E., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Warga bersama-sama membersihkan dan memperbaiki sejumlah fasilitas lingkungan, termasuk gapura Genuk Indah dan kawasan di sekitarnya.
Molyadi mengatakan keberadaan LPMK menjadi salah satu wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan di tingkat kelurahan. “LPMK adalah wadah yang dibentuk atas prakarsa masyarakat sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam menampung dan mewujudkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di bidang pembangunan,” katanya.
Menurut Molyadi, LPMK memiliki peran dalam membantu pemerintah kelurahan menjalankan berbagai urusan. Mulai dari pemerintahan, pembangunan, sosial kemasyarakatan hingga pemberdayaan masyarakat.
Keterlibatan warga dari berbagai latar belakang, termasuk unsur perguruan tinggi, dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan program di tingkat masyarakat. Kehadiran kedua dosen dalam struktur kemasyarakatan juga menunjukkan keterlibatan sivitas akademika dalam kehidupan sosial di lingkungan tempat tinggal.
Molyadi menjelaskan, tugas LPMK antara lain menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, melaksanakan dan mengembangkan pembangunan, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan lingkungan. Melalui kegiatan BBGRM, warga Gebangsari diharapkan semakin terbiasa menjaga lingkungan secara bersama-sama. Gotong royong juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan hubungan sosial antarwarga.
Keterlibatan dua personel USM di LPMK Gebangsari diharapkan dapat terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Terutama, dalam mendukung pembangunan lingkungan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....