Rektor Umkaba: Sarjana Harus Punya Jiwa Kepemimpinan

  • 11 Agt 2026 14:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal – Rektor Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (Umkaba) periode 2026-2030, Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., menegaskan lulusan sarjana tidak cukup hanya menguasai ilmu sesuai bidangnya. Mereka juga dituntut memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan berinovasi, serta keberanian mengambil keputusan.

Hal tersebut disampaikan Rektor setelah dilantik sebagai Rektor Umkaba periode 2026-2030 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal, Selasa, 12 Agustus 2026. Menurutnya, kemampuan kepemimpinan menjadi bagian dari visi dan misi Umkaba dalam menyiapkan lulusan yang mampu berkontribusi di berbagai bidang.

Ia mengatakan kepemimpinan yang ingin dibangun di lingkungan kampus tidak terbatas pada sektor pemerintahan atau organisasi publik. “Dalam visi misi Umkaba sudah mewadahi semua jenis kepemimpinan itu,” ujarnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Umkaba akan mengembangkan pembelajaran kepemimpinan melalui kegiatan organisasi mahasiswa maupun kurikulum. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa untuk mengasah kemampuan memimpin sejak berada di bangku kuliah.

Ia menegaskan, materi kepemimpinan akan diberikan kepada mahasiswa di seluruh program studi. Menurutnya, pendidikan sarjana seharusnya tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga pribadi yang mampu melihat persoalan dan menghadirkan solusi.

“Sarjana dituntut menjadi seorang inovator yang bisa melakukan inovasi-inovasi atau terobosan-terobosan. Punya keberanian untuk mengambil keputusan,” ucapnya.

Di sisi lain, Rektor menyebut Program Studi Ilmu Kesehatan menjadi salah satu program unggulan Umkaba karena mendapat dukungan dari Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal. Pengembangan juga terus dilakukan terhadap program studi baru agar semakin sesuai dengan kebutuhan daerah.

Menurutnya, kebutuhan tenaga profesional di Kendal juga terbuka seiring berkembangnya kawasan industri. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pengembangan program studi yang berkaitan dengan manajemen, akuntansi, dan bisnis.

“Prodi Manajemen Akuntansi bisa didorong. Wilayah Kendal itu daerah industri, yang membutuhkan pengelola atau manajer yang membutuhkan ahli-ahli keuangan yang terkait dengan bisnis yang berkembang di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal, KH Ikhsan Intizam, berharap Umkaba dapat menjadi salah satu pilar pengembangan dakwah dan pendidikan tinggi di Kendal. Kampus diharapkan mampu melahirkan intelektual yang memiliki pengetahuan luas sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan.

Ikhsan mengatakan Umkaba juga diarahkan untuk mencetak kader-kader pemimpin yang mampu berkiprah di berbagai tingkatan, termasuk menduduki jabatan publik di Kabupaten Kendal maupun tingkat nasional. “Makanya, dalam pemilihan rektor, PD Muhammadiyah Kendal selalu berkoordinasi agar Umkaba mencari rektor dari universitas yang besar, seperti UMS atau Unimus,” ucapnya.

Dengan penguatan aspek kepemimpinan dalam organisasi dan kurikulum, Umkaba menargetkan lulusan tidak hanya siap memasuki dunia kerja. Akan tetapi, juga mampu menjadi inovator dan pemimpin yang memberikan kontribusi bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....