Rektor SCU Tegaskan Kampus Harus Memberi Dampak Nyata bagi Masyarakat

  • 06 Agt 2026 07:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Rektor Soegijapranata Catholic University (SCU), Ir. R. Setiawan Aji Nugroho, S.T., MComIT., Ph.D., menegaskan perguruan tinggi tidak boleh hanya berperan sebagai lembaga pencetak lulusan. Kampus juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya dalam rangkaian Dies Natalis ke-44 SCU yang mengusung tema "Berjumpa dan Menyala", Rabu, 5 Agustus 2026. Tema itu menjadi refleksi perjalanan SCU selama lebih dari empat dekade sekaligus penguatan komitmen kampus untuk terus membangun optimisme di tengah berbagai tantangan global maupun nasional.

Aji mengatakan, selama 44 tahun berdiri, SCU terus berupaya membangun hubungan yang bermakna dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi harus diukur dari dampak yang dirasakan masyarakat, bukan semata-mata dari jumlah lulusan yang dihasilkan.

"Sebagai komunitas yang menjalani perutusan di masyarakat, sudahkah kita memberikan dampak positif kepada masyarakat. Jadi perjumpaan yang kita bangun selama 44 tahun berdampak positif bagi masyarakat, bukan sekadar 'pabrik' pencetak alumni," ujarnya saat konferensi pers.

Ia menuturkan, semangat "Berjumpa dan Menyala" menjadi bagian dari pengembangan tagline SCU, Joyful Campus, Joyful Futures. Melalui semangat tersebut, kampus ingin terus menumbuhkan optimisme dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kami akan selalu berada dalam kerangka optimis dan meyakini untuk bisa mengatasi berbagai persoalan yang muncul, baik dalam maupun luar negeri. Jadi, berjumpa dan menyala itu menjadi salah satu tahapan di dalam pengembangan atau di dalam pemenuhan tagline kami yaitu joyful campus, joyful futures," katanya.

Aji menegaskan, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kerja sama dengan berbagai mitra masyarakat dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Setiap program yang dikembangkan diarahkan agar memberikan manfaat langsung dan memperluas dampak positif ke tengah masyarakat.

"Kita coba rangkai kerja sama dengan mitra masyarakat di tahun ini, termasuk dalam tridarma terintegrasi yang kita bangun pada skema tertentu. Kami mewajibkan adanya mitra maupun masyarakat, sehingga kehadiran kampus semakin dirasakan," ujarnya.

Sebagai bagian dari Dies Natalis ke-44, SCU juga menggelar diskusi yang menghadirkan Akademisi Rm. Ferry Kurniawan OFM dan Direktur Eksekutif CELIOS Bhima Yudhistira Adinegara. Diskusi tersebut membahas berbagai tantangan masa depan, mulai dari kondisi ekonomi hingga dampak perubahan iklim, dengan harapan perguruan tinggi mampu menghadirkan gagasan yang solutif.

"Sebenarnya bukan ingin menampilkan diri ikut mengkritik pemerintah, justru kita ingin membawa teman-teman bagaimana menampilkan sebuah harapan bagi masyarakat. Ini tantangan bagi universitas agar bisa membungkus banyak hal itu menjadi sesuatu yang konkret, positif dan tetap bisa membuat harapan di tengah-tengah krisis yang mungkin sudah atau akan kita hadapi," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....