Forum Dekan Dorong Kampus Islam Perkuat Hilirisasi Riset dan Integrasi Sains
- 17 Jul 2026 15:26 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Forum Dekan Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN 2026 dihadiri 186 peserta dari seluruh Indonesia untuk membahas transformasi tata kelola perguruan tinggi, hilirisasi riset, dan integrasi sains-Islam.
- Hilirisasi riset menjadi fokus utama agar hasil penelitian perguruan tinggi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri.
- Keunggulan utama PTKIN terletak pada integrasi antara sains dan nilai-nilai Islam yang harus diperkuat sebagai daya saing di tingkat nasional dan internasional.
RRI.CO.ID, Semarang – Penguatan hilirisasi riset dan integrasi sains menjadi perhatian para pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam Forum Dekan Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN 2026. Forum yang digelar di UIN Walisongo Semarang itu juga menekankan pentingnya transformasi tata kelola perguruan tinggi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Forum bertema "Transformasi Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN melalui Good University Governance, Hilirisasi Riset, dan Integrasi Sains-Islam" tersebut berlangsung di Hotel Novotel Semarang pada 16–19 Juli 2026. Sebanyak 186 peserta yang terdiri atas dekan, wakil dekan, ketua program studi, dan kepala laboratorium terpadu bidang sains dan teknologi dari PTKIN seluruh Indonesia mengikuti kegiatan tersebut.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang, Prof. H. Fatah Syukur, mengatakan forum tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan arah pengembangan Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia industri, dan perkembangan ilmu pengetahuan. “Karena itulah FORDEK FST 2026 mengangkat tiga isu utama, yakni Good University Governance, Hilirisasi Riset, dan Integrasi Sains-Islam," ucapnya melalui keterangan tertulis, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurut Fatah, Fakultas Sains dan Teknologi memiliki peran penting sebagai penggerak integrasi ilmu di lingkungan PTKIN. Fakultas tersebut diharapkan terus menjadi lokomotif pengembangan keilmuan yang memadukan sains dengan nilai-nilai keislaman.
"Corong integrasi ilmu di PTKIN sesungguhnya berada di FST, karena di sinilah rumah bagi berbagai program studi sains dan teknologi. Oleh karena itu, FST harus terus menjadi penggerak pengembangan ilmu yang integratif," katanya.
Ketua Forum Dekan Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN, Dr. Muhammad Isnaeni, mengatakan forum tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah strategis untuk memperkuat arah pengembangan fakultas. Menurutnya, hilirisasi riset menjadi salah satu langkah penting agar hasil penelitian perguruan tinggi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Transformasi yang kita dorong bukan hanya transformasi administrasi, tetapi juga penguatan Good University Governance dan hilirisasi ilmu pengetahuan. Tugas kita sebagai pimpinan fakultas adalah terus mendorong pengembangan ilmu sekaligus membuka ruang agar hasil-hasil riset dapat dihilirisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Musahadi, menegaskan Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN perlu melakukan lompatan strategis agar mampu menjadi fakultas rujukan di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, keunggulan utama PTKIN terletak pada integrasi antara sains dan nilai-nilai Islam yang harus terus diperkuat sebagai daya saing.
"FST perlu mempercepat langkah agar benar-benar menjadi fakultas rujukan. Keunggulan kita adalah integrasi sains dan Islam. Distingsi ini harus terus diperkuat sehingga menjadi daya saing yang membedakan FST PTKIN dengan perguruan tinggi lainnya," ungkapnya.
Rektor juga mengajak seluruh pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN memperluas kolaborasi akademik, riset, dan inovasi hingga tingkat internasional. Menurutnya, penguatan hilirisasi riset dan integrasi sains menjadi modal penting agar perguruan tinggi keagamaan Islam mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....