Rektor Unwahas: Prestasi Akademik Harus Diimbangi Kepedulian Sosial
- 10 Jul 2026 10:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Prof. Dr. Helmy Purwanto menegaskan prestasi akademik harus diimbangi dengan kepedulian sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Khotmil Qur'an dan santunan kepada 50 anak yatim dalam rangka Dies Natalis ke-26.
Rektor Unwahas, Prof. Dr. Helmy Purwanto, mengatakan santunan anak yatim bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter sivitas akademika yang peduli terhadap sesama.
"Universitas Wahid Hasyim didirikan bukan hanya untuk mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk insan yang berakhlakul karimah, memiliki kepedulian sosial, serta siap mengabdikan ilmu demi kemaslahatan umat dan bangsa. Kegiatan santunan seperti bagian dari ikhtiar menanamkan nilai rahmatan lil 'alamin dalam kehidupan kampus," ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung di Kampus Unwahas, Rabu, 8 Juli 2026. Santunan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis bertema "Transformasi 26 Tahun: IDEA untuk Unwahas Mendunia".
Tema tersebut mengusung konsep Internasionalisasi, Digitalisasi, Entrepreneurship/Leadership, dan Aswaja. Konsep itu mencerminkan komitmen Unwahas menjadi kampus berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah.
Menurut Helmy, kepedulian terhadap anak yatim merupakan ajaran penting dalam Islam. Budaya berbagi juga menjadi bagian dari nilai Ahlussunnah wal Jama'ah yang terus dikembangkan di lingkungan kampus.
"Budaya berbagi harus terus tumbuh di lingkungan kampus. Kampus yang unggul bukan hanya ditandai oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kehadirannya yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucapnya.
Sementara, Ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. "Kegiatan tersebut sejalan dengan misi yayasan dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....