Dua Mahasiswa Undip Juara Tarik Suara di Peksimida, Siap Wakili Jateng ke Nasional
- 16 Jul 2026 20:44 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Grace Lofliananda dari Program Studi S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang Angkatan 2024 meraih Juara 1 kategori putri tarik suara Peksimida Jawa Tengah 2026.
- Noel Arsenio Khen Sitorus dari Program Studi S1 Teknologi Hasil Perikanan Angkatan 2025 meraih Juara 1 kategori putra tarik suara Peksimida Jawa Tengah 2026.
- Kedua pemenang berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah di Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII yang akan digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, September 2026.
- Kompetisi diikuti 67 peserta dari 41 perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Jawa Tengah dan berlangsung selama dua hari di Gedung Art Centre Kampus Undip Tembalang.
RRI.CO.ID, Semarang – Dua mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) berhasil meraih Juara 1 pada cabang lomba tarik suara Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026. Keduanya pun berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII yang akan digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, September 2026.
Prestasi tersebut diraih Grace Lofliananda dari Program Studi S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang Angkatan 2024 pada kategori putri. Sementara, Noel Arsenio Khen Sitorus dari Program Studi S1 Teknologi Hasil Perikanan Angkatan 2025 meraih juara pada kategori putra.
Ajang Peksimida cabang tarik suara diikuti 67 peserta yang terdiri atas 28 putra dan 39 putri dari 41 perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Jawa Tengah. Kompetisi berlangsung selama dua hari di Gedung Art Centre Kampus Undip Tembalang dan ditutup pada Kamis, 9 Juli 2026.
Dalam perlombaan tersebut, setiap peserta membawakan satu lagu wajib dan satu lagu pilihan. Penilaian dilakukan secara profesional dengan menggunakan nomor urut peserta tanpa mencantumkan nama maupun asal perguruan tinggi untuk menjaga objektivitas.
Grace Lofliananda mengaku keberhasilannya tidak lepas dari persiapan yang matang, termasuk latihan intensif bersama pelatih selama satu bulan. Ia juga menyebut dukungan keluarga dan orang-orang terdekat menjadi motivasi untuk memberikan penampilan terbaik.
"Harapan saya adalah memberikan yang terbaik sesuai dengan apa yang sudah Tuhan tetapkan. Saya akan belajar dan berlatih lebih giat lagi untuk memperkaya teknik vokal yang dapat menunjang penampilan saya saat berlaga di Peksiminas nanti," ungkap Grace.
Sementara itu, Noel Arsenio Khen Sitorus mengatakan perjalanan menuju gelar juara diawali dari seleksi internal bertajuk Sorak Seni Undip. Menurutnya, menjaga mental dan kondisi fisik menjadi kunci untuk tampil maksimal di atas panggung.
"Mengenai rasa gugup, saya justru merasakannya setelah selesai menyanyi dan saat menunggu pengumuman. Sebelum naik ke panggung, kita seharusnya rileks agar pesan dari lagu yang dibawakan dapat tersampaikan dengan jelas kepada penonton," ungkap Noel.
Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Undip sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Edy Surahmad, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti pembinaan seni di Undip berjalan dengan baik. “Sebelum berlaga di tingkat provinsi, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni bersama Bidang Seni dan Olahraga (Seniora) BEM telah berkolaborasi menyelenggarakan seleksi internal bertajuk Sorak Seni untuk menjaring talenta terbaik dari lingkungan Undip," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....