UPGRIS Perguruan Tinggi Pertama Jateng Tempuh Akreditasi Internasional ACQUIN

  • 07 Jul 2026 08:43 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menjadi perguruan tinggi pertama di Jawa Tengah, baik negeri maupun swasta, yang menempuh proses akreditasi internasional Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN) yang berbasis di Jerman. Langkah tersebut menandai upaya UPGRIS untuk menempatkan kualitas pendidikan pada standar yang diakui secara internasional dan global.

ACQUIN merupakan lembaga akreditasi internasional terkemuka yang bertugas mengevaluasi mutu akademik program studi agar memenuhi standar pendidikan tinggi Eropa. Hasil akreditasi dari lembaga ini juga menjadi salah satu tolok ukur daya saing perguruan tinggi dalam membangun jejaring akademik internasional.

Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo M.H., mengatakan, pengajuan akreditasi internasional bukan semata mengejar pengakuan dari lembaga luar negeri. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memastikan seluruh proses pendidikan berlangsung sesuai standar mutu yang terus berkembang.

"UPGRIS berkomitmen menjaga mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Kami ingin kualitas yang dibangun di kampus ini tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga mampu memenuhi standar internasional," ujar Rektor pada Senin 6 Juli 2026.

Sapto menambahkan, internasionalisasi menjadi salah satu arah pengembangan UPGRIS dalam beberapa tahun terakhir. “Selain memperkuat kualitas pembelajaran, kampus juga terus memperluas kerja sama dengan berbagai institusi luar negeri, meningkatkan kapasitas dosen, serta mendorong mahasiswa memiliki pengalaman akademik salah staunya dengan pertukaran pelajar dan PPL dan KKN internasional,” imbuhnya.

Menurutnya, proses asesmen ACQUIN melibatkan asesor dari berbagai negara dan disiplin ilmu. Mereka terdiri atas Maria Zinsmeister, Dr. Tamta Lekishvili, Henrik Eckert, Assoc. Prof. Majid Daneshgar, Prof. Dr. Christopher Kuhn, Prof. Dr. Valerie Sollars, Prof. Dipsych Tija Sirina, Prof. Dr. Hans Stefan Sillers, Prof. Dr. Paul Edwin Wierenga, Prof. Dr. Bas Aarts, Prof. Dr. Vincentes L., Associate Prof. Dr. Jesper Brun, Prof. Dr. Kien, dan Robert Raback.

Kehadiran para asesor internasional menjadi bagian penting dalam proses penilaian yang berlangsung secara komprehensif. Mereka menelaah dokumen akademik, berdialog dengan pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga para pemangku kepentingan eksternal untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kualitas penyelenggaraan pendidikan di UPGRIS

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....