KKN Internasional, USM Asah Kemampuan Adaptasi Mahasiswa di Lingkungan Global

  • 05 Jun 2026 07:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Semarang (USM) kembali mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan adaptasi mahasiswa dalam lingkungan global sekaligus memperkuat kompetensi lintas budaya.

Sebanyak empat mahasiswa mengikuti KKN Internasional yang berlangsung pada 2–27 Juni 2026. Mereka adalah Ibnu Dwi Setioko, Gamaliel Corsel, Sulthan Rafi Aryaputra Henri, dan Defita Hayu Hapsari yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Sinta Pramucitra.

Rektor Universitas Semarang, Dr. Supari MT, mengatakan program KKN Internasional merupakan salah satu implementasi visi universitas dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing global dan mampu beradaptasi di lingkungan multikultural. Ia meminta para peserta untuk menunjukkan sikap santun serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Indonesia selama berada di Malaysia

"Saya mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang terpilih mengikuti KKN Internasional. Kalian membawa nama baik Universitas Semarang dan bangsa Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat, 5 Juni 2026.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring dan menambah wawasan internasional. “Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk belajar, memperluas wawasan internasional, membangun jejaring, dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat," katanya.

Kepala International Office USM, Faisal Yusuf B.A., M.M., M.B.A., menjelaskan KKN Internasional merupakan bagian dari upaya penguatan internasionalisasi perguruan tinggi. Program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat dan budaya yang berbeda.

Menurutnya, melalui sinergi antara International Office dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), mahasiswa didorong mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, serta kolaborasi internasional yang dibutuhkan di era global.” Kami berharap para peserta dapat menjadi duta USM yang mampu menunjukkan kualitas akademik, karakter, serta nilai-nilai positif Indonesia selama berada di Malaysia," katanya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Sinta Pramucitra, mengatakan para peserta telah mendapatkan pembekalan terkait program kerja, etika internasional, komunikasi lintas budaya, serta adaptasi lingkungan. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menjalankan program dengan baik selama berada di Kuala Lumpur.

Selama mengikuti KKN Internasional, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penguatan jejaring internasional, pertukaran budaya, serta aktivitas pembelajaran yang mendukung peningkatan kompetensi global. Program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang unggul, adaptif, berwawasan internasional, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....