Rona Karya, Cara Kreatif Mahasiswa USM Kenalkan Batik ke Anak Usia Dini

  • 26 Mei 2026 15:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar kampanye budaya bertajuk Rona Karya untuk mengenalkan batik kepada anak usia dini di TK Islam Sabila Semarang. Kegiatan dikemas melalui lomba mewarnai motif batik yang diikuti 51 siswa TK A dan TK B.

Kampanye budaya tersebut menjadi upaya mengenalkan warisan budaya Indonesia kepada anak-anak dengan pendekatan kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Para peserta diberi kesempatan mewarnai berbagai motif batik yang telah disiapkan panitia sesuai imajinasi masing-masing.

Panitia kampanye, Karyn Randynata mengatakan kegiatan bertujuan mengenalkan budaya Indonesia sejak usia dini. Menurutnya, pendekatan kreatif dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami sekaligus mencintai budaya lokal.

''Kami memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengeksplorasi warna dan menuangkan kreativitas mereka. Mereka menuangkan warna pada berbagai motif batik yang telah disiapkan panitia,'' katanya dalam siaran pers, Selasa, 26 Mei 2026.

Kepala TK Islam Sabila, Rismi Andhini mengapresiasi kegiatan yang dinilai membantu menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Ia menyebut pengenalan budaya lokal menjadi bagian penting dalam membangun identitas dan rasa cinta tanah air sejak dini.

''Anak-anak sangat bersemangat dari awal hingga akhir acara. Mereka bebas mengekspresikan warna pada motif batik sesuai dengan imajinasi mereka. Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mengenalkan budaya Indonesia dengan cara yang menyenangkan,'' ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan tumbuh dengan kesadaran untuk menjaga budaya lokal di tengah perkembangan zaman.''Kami ingin anak-anak mengenal batik sejak dini agar ketika dewasa nanti mereka tetap bangga dan tidak melupakan budaya Indonesia,'' katanya.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan guru yang mendampingi siswa selama acara berlangsung. Selain menjadi media edukasi budaya, lomba mewarnai juga dinilai melatih kreativitas, keberanian berekspresi, dan rasa percaya diri anak-anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....